Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts
Thursday, December 29, 2016
Thursday, December 8, 2016
Aplikasi Mommyclopedia
Setelah sekian lama berhubungan dengan masalah teknis, alhamdulillah, akhirnyaaaaa aplikasi Mommyclopedia aktif juga!
Saya memang cukup stress karena masalah aplikasi ini. Bolak/i dikembalikan oleh pihak Google dan Apple, berulangkali direvisi, berpuluh kali direview, mengakibatkan keterlambatan yang lumayan lama untuk launchingnya aplikasi Mommyclopedia ini.
Memang kenapa harus pakai aplikasi sih? Awal ceritanya nih, saya berkaca pada diri sendiri waktu pertama kali jadi ibu. Sibuknya minta ampun. Naya minta menyusu terus, minta digendong terus, tak juga tidur. Boro-boro membaca buku, untuk makan saja saya sampai harus disuapi lho, saking tak mau lepasnya Naya dari gendongan saya.
Walaupun saat itu saya sedang dalam pendidikan untuk menjadi dokter spesialis anak, percayalah, saya pun sering sekali khawatir. Lah kok Naya kuning terus ya? Ini normal engga? Kok berat badannya menyusut? Kok bisa tidak BAB sampai 12 hari?
Saya memang cukup stress karena masalah aplikasi ini. Bolak/i dikembalikan oleh pihak Google dan Apple, berulangkali direvisi, berpuluh kali direview, mengakibatkan keterlambatan yang lumayan lama untuk launchingnya aplikasi Mommyclopedia ini.
Memang kenapa harus pakai aplikasi sih? Awal ceritanya nih, saya berkaca pada diri sendiri waktu pertama kali jadi ibu. Sibuknya minta ampun. Naya minta menyusu terus, minta digendong terus, tak juga tidur. Boro-boro membaca buku, untuk makan saja saya sampai harus disuapi lho, saking tak mau lepasnya Naya dari gendongan saya.
Walaupun saat itu saya sedang dalam pendidikan untuk menjadi dokter spesialis anak, percayalah, saya pun sering sekali khawatir. Lah kok Naya kuning terus ya? Ini normal engga? Kok berat badannya menyusut? Kok bisa tidak BAB sampai 12 hari?
Tuesday, December 6, 2016
Monday, November 21, 2016
Tips: Perpustakaan Anak Mini
Menyediakan rumah bersih dan sehat untuk anak
sudah pasti masuk ke salah satu prioritas semua orang tua. Buat saya, sehat itu luas artinya. Bukan hanya sehat fisik yang dapat dihasilkan dari nutrisi seimbang, imunisasi lengkap, istirahat cukup dan menjaga kebersihan. Tapi termasuk juga
sehat rohani. Mulai dari mengajarkan Naya pendidikan agama, membentuk empatinya juga memberi stimulus tumbuh kembang.
Saya termasuk ibu yang sangat beruntung menurut saya. Sejak kecil, Naya selalu tertarik pada buku. Kalau mengikuti blog saya ini dari awal,pasti tahu benar deh cerita kekhawatiran saya saat si anak gadis ini lebih suka membaca dari pada bermain.
Monday, October 24, 2016
Berburu Buku Dini Hari
Sekitar sebulan yang lalu, saya mendapat informasi kalau Big Bad Wolf, sale buku besar-besaran, akan diadakan di Surabaya. Sebagai seseorang yang suka sekali membaca, mendengar kabar itu tentu saja sangat menyenangkan. Segera saya masukkan jadwalnya ke dalam organizer. Pokoknya tak boleh ketinggalan!
Beberapa waktu lalu saat BBW ini diadakan di Jakarta, saya sampai berniat untuk pergi pulang pergi ke sana hanya untuk mengikuti acara tsb. Sayangnya, saya sudah terlanjur ada acara setiap weekendnya. Mau cuti saat weekdays, tak bisa juga karena baru saja cuti. Ya sudahlah, mungkin memang belum berjodoh.
Big Bad Wolf ini menjual banyak sekali buku impor, mulai buku anak sampai buku klasik. Untuk pencinta buku, wajib deh datang ke sini!
| Sumber: Google |
Beberapa waktu lalu saat BBW ini diadakan di Jakarta, saya sampai berniat untuk pergi pulang pergi ke sana hanya untuk mengikuti acara tsb. Sayangnya, saya sudah terlanjur ada acara setiap weekendnya. Mau cuti saat weekdays, tak bisa juga karena baru saja cuti. Ya sudahlah, mungkin memang belum berjodoh.
Big Bad Wolf ini menjual banyak sekali buku impor, mulai buku anak sampai buku klasik. Untuk pencinta buku, wajib deh datang ke sini!
Wednesday, September 7, 2016
Review: @goclean.id
Seperti yang sudah sering saya tulis di postingan-postingan sebelumnya, saya ini allergic banget. Ada kucing lewat di depan saya, langsung bersin (sayanya yaa bukan kucingnya:p). Makan seafood, gatal seluruh badan. Tak makan seafood, tak ada kucing, bersin bolak/i. Ini sih karena debu biasanya.
Tapi dari semua itu yang paling "menyiksa" adalah saat malam hari menjelang sampai subuh. Saya sulit sekali tertidur nyenyak tanpa gangguan. Dimulai dari hidung buntu sebelah (kadang dua-duanya), kemudian tenggorokan gatal bukan main lalu perih, dilanjutkan dengan hidung meler tak berkesudahan.
Belum cukup sampai di situ, "periode penderitaan" selanjutnya adalah bersin yang terus menerus dan rasa gatal di hidung sampai ke telinga. Engga banget deh. Kesemuanya baru akan mereda lalu menghilang setelah matahari muncul.
Tapi dari semua itu yang paling "menyiksa" adalah saat malam hari menjelang sampai subuh. Saya sulit sekali tertidur nyenyak tanpa gangguan. Dimulai dari hidung buntu sebelah (kadang dua-duanya), kemudian tenggorokan gatal bukan main lalu perih, dilanjutkan dengan hidung meler tak berkesudahan.
Belum cukup sampai di situ, "periode penderitaan" selanjutnya adalah bersin yang terus menerus dan rasa gatal di hidung sampai ke telinga. Engga banget deh. Kesemuanya baru akan mereda lalu menghilang setelah matahari muncul.
Wednesday, June 22, 2016
Review: KaEr Khimar Instan
Meskipun belum menggunakan hijab setiap hari, sejak dulu
saya suka sekali membeli berbagai macam warna hijab dari berbagai macam merk.
Hitung-hitung tabungan buat kelak ya;)
Jadi jangan ditanya berapa banyak koleksi hijab saya,
banyak! Nah, kali ini saya ingin mereview hijab instan –sebetulnya labelnya
khimar instan sih- dari KaEr Hijab. Kebetulan, ownernya adalah mantan produser
lama saya yang beralih profesi menjadi entrepeneur. Im sooo proud of her!
Mungkin karena belum terbiasa, saya suka galau kalau mau
menggunakan hijab ini. Diapakah sih mustinya? Ditarik sana, dililit sini,
ditempel sana-sini, lalu setelah jadi, melihat hasil di cermin “Yaaah benar
engga sih pakainya begini? Kok jadi aneh?”.
Kadang kalau sedang niat sekali, menyempatkan diri membuka tutorial
hijab di youtube, tapi entah kenapa hasilnya kok selalu tak serapi di youtube.
Untunglah beberapa waktu terakhir ini, banyak brand yang
menawarkan hijab instan. Saya termasuk yang antusias mencoba nih!
Monday, May 16, 2016
Review: Imperial Leather Body Mist White Princess
Tinggal di kota Surabaya yang panasnya minta ampun ini
membuat saya tak pernah ketinggalan membawa sunblock
dan juga body mist. Kalau biasanya
saya cukup nyaman menggunakan baby
cologne punya Naya, sekarang sudah tak cukup lagi. Baru juga dipakai,
wanginya sudah tak tercium. Kalah dengan bau keringat hehe.
Karena sebelumnya sudah merasa puas menggunakan body wash dan deodorant dari Imperial
Leather White Princess. saya jadi tergoda juga untuk mencoba body mist dari seri yang sama. Dengan
harga terjangkau, body mist dari Imperial Leather seri White Princess
ini pun mudah ditemui di mana-mana, termasuk supermarket depan rumah saya:D
Thursday, May 12, 2016
Bye, Bau Badan!
Pernah mengalami BB alias Bau Badan? Engga banget ya! Dengan
aktivitas yang seabrek plus cuaca di Indonesia yang sekarang merata panasnya di
mana-mana, berkeringat tentunya tak bisa dihindari. Yang jadi masalah,
berkeringat seringkali menjadi pemicu munculnya bau badan. Selain bikin engga
pede, bau badan juga bikin kita engga nyaman. Sebenarnya ada lho cara mudah
menghindari bau badan.
Yang utama adalah pastikan tubuh sudah bersih. Keringat
berbau disebabkan bakteri yang merupakan flora normal kulit bercampur dengan
keringat dan berkembang biak secara cepat. Mandi rutin dua kali sehari dapat
mengurangi jumlah bakteri ini.
Monday, February 8, 2016
#ShareYourLove
Saya ingat betul, menjelang ulang tahun saya yang ke-17
tepat di tanggal 14 Februari, papa meminta saya merayakannya. Tumben-tumbenan,
sebetulnya. Karena papa selalu mengajarkan kesederhanaan kepada saya, termasuk
dengan tidak merayakan ulang tahun secara berlebihan. Saya yang waktu itu sedang
sibuk mempersiapkan ujian akhir SMA dan ujian masuk Perguruan Tinggi awalnya
berkeberatan. Lagipula, saya merasa tak pantas mengadakan perayaan di saat papa
sakit.
Papa saya memang baru saja didiagnosis kembali dengan kanker
setelah sempat terbebas dari penyakit yang sama lebih dari sepuluh tahun lamanya.
Namun, papa tetap bersikukuh ingin merayakan ulang tahun
saya. “Kan 17 tahun neng, dirayainlah. Sekali seumur hidup ini.” Begitu
bujuknya. Akhirnya, saya iyakan keinginan papa dengan syarat hanya dirayakan di
rumah kecil-kecilan dengan keluarga dan teman dekat saja.
Rupanya, perayaan ulang tahun ke-17 itu adalah ulang tahun
saya yang terakhir bersama papa . Foto ini adalah foto kakak, mama, saya dan
papa yang paling terakhir karena di akhir tahun yang sama, papa meninggal
dunia.
Friday, January 29, 2016
Review: Ecowash Bola Pencuci
Pernah mendengar soal Ecowash? Itu lho, bola pencuci tanpa deterjen atau istilahnya non detergent laundry ball. Sebenarnya, sudah lama saya mendengar mengenai produk ini. Tepatnya waktu saya masih rajin-rajinnya mencari informasi mengenai Cloth Diaper. Ecobum, brand salah satu clodi memang satu perusahaan dengan Ecowash. Tapi baru-baru ini saja saya berkesempatan mencobanya.
Pertama kali mendengar, saya sangat terheran-heran. Hah? Serius nih? Ada benda yang bisa mencuci pakaian dengan bersih tanpa deterjen? Bayangkan berapa banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika memang ada benda seperti itu? Bukan hanya irit membeli deterjen tapi juga hemat air dan hemat listrik. Benar-benar ramah lingkungan. Tapi, benarkah bisa?
Pertama kali mendengar, saya sangat terheran-heran. Hah? Serius nih? Ada benda yang bisa mencuci pakaian dengan bersih tanpa deterjen? Bayangkan berapa banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika memang ada benda seperti itu? Bukan hanya irit membeli deterjen tapi juga hemat air dan hemat listrik. Benar-benar ramah lingkungan. Tapi, benarkah bisa?
Monday, December 14, 2015
Review: Fun 2015
Meskipun masih ada beberapa hari sebelum 2015 resmi berakhir, tapi saya sudah bisa menyimpulkan kalau tahun 2015 ini bisa dibilang tahun yang sangat menyenangkan. Well, engga semuanya menyenangkan sih tentu, tapi overall, it was fun!
Fun, karena saya banyak mendapat pengalaman baru, dan membuat saya happy:)
![]() |
| My highlight of the year:) |
Monday, August 17, 2015
Belanja di Lazada
Siapa sih yang tak kenal dengan nama Lazada? Di social media, bertebaran banner maupun linknya. Walaupun memang sudah lama mendengar dan mengetahui pusat belanja online ini, saya belum berkesempatan mencoba belanja di sana.
Sempat juga sih mendengar kabar miring soal Lazada, salah satunya yang sempat menghebohkan dunia maya dimana pembeli iPhone justru mendapat sabun dalam paketnya. Tapi, saya antara percaya tak percaya membaca berita tersebut. Malah sempat berpikir jangan-jangan itu hanya strategi marketing? Maklumlah, jaman sekarang apa-apa serba settingan:p
Suatu hari, saya sedang membutuhkan sepatu boot tanpa hak. Lumayan susah juga ya mencarinya karena kebanyakan, yang dijual adalah yang berhak. Saya sendiri sering jatuh atau keseleo kalau pakai sepatu hak, kurang bakat memang jadi peragawati. Karena mencari di beberapa mall besar Surabaya tak kunjung menemukan, saya putuskan untuk searching online saja.
Sempat juga sih mendengar kabar miring soal Lazada, salah satunya yang sempat menghebohkan dunia maya dimana pembeli iPhone justru mendapat sabun dalam paketnya. Tapi, saya antara percaya tak percaya membaca berita tersebut. Malah sempat berpikir jangan-jangan itu hanya strategi marketing? Maklumlah, jaman sekarang apa-apa serba settingan:p
Suatu hari, saya sedang membutuhkan sepatu boot tanpa hak. Lumayan susah juga ya mencarinya karena kebanyakan, yang dijual adalah yang berhak. Saya sendiri sering jatuh atau keseleo kalau pakai sepatu hak, kurang bakat memang jadi peragawati. Karena mencari di beberapa mall besar Surabaya tak kunjung menemukan, saya putuskan untuk searching online saja.
Wednesday, July 22, 2015
HK Trip Day 3 - Disneyland Time!
Akhirnyaaaa, saat yang ditunggu saya Naya tiba juga. Disneyland Time! Sejak malam sebelumnya, kami (saya dan Naya tepatnya) sampai tak bisa tidur saking excited-nya. Kami malah membicarakan kira-kira besok ada siapa saja ya di Disneyland?
Sunday, April 19, 2015
Top 5 Kuliner Surabaya
Eh? Kok tumben amat Met, menulis soal makanan?:))
Iyaaa, saya memang -tak seperti suami- tidak begitu suka berkuliner. Buat saya sih, makanan itu penting supaya tubuh sehat dan tak lemas. Masalah rasa, saya tahunya cuma enak dan enak banget. Jadi makan di mana saja tak masalah buat saya:D
Kemarin ada seorang teman yang tak pernah ke Surabaya bertanya pada saya mengenai kuliner di Surabaya. Karena ini bukanlah pertanyaan pertama yang pernah diajukan ke saya, lancar saja jawaban saja. Mulai dari rawon setan, rujak cingur delta, sampai rawon bungkul dan lontong balap Pak Gendut. Rupanya, karena teman saya ini knows me so well -:p-, begitu mendengar jawaban saya, ia langsung bertanya kembali. "Maksudku enak itu yang pernah kamu coba lho, Met. Bukan apa kata orang. Memangnya kamu pernah mencoba makanan tadi biarpun katamu beken?"
Iyaaa, saya memang -tak seperti suami- tidak begitu suka berkuliner. Buat saya sih, makanan itu penting supaya tubuh sehat dan tak lemas. Masalah rasa, saya tahunya cuma enak dan enak banget. Jadi makan di mana saja tak masalah buat saya:D
Kemarin ada seorang teman yang tak pernah ke Surabaya bertanya pada saya mengenai kuliner di Surabaya. Karena ini bukanlah pertanyaan pertama yang pernah diajukan ke saya, lancar saja jawaban saja. Mulai dari rawon setan, rujak cingur delta, sampai rawon bungkul dan lontong balap Pak Gendut. Rupanya, karena teman saya ini knows me so well -:p-, begitu mendengar jawaban saya, ia langsung bertanya kembali. "Maksudku enak itu yang pernah kamu coba lho, Met. Bukan apa kata orang. Memangnya kamu pernah mencoba makanan tadi biarpun katamu beken?"
Monday, December 22, 2014
Review 2014
Benar-benar engga terasa ya dalam hitungan hari, tahun 2014 akan terlewati dan digantikan tahun 2015. Buat saya, tahun 2014 ini benar-benar roller coaster, deh! There are so many ups and downs.
Masih ingat resolusi 2014 saya? Alhamdulillah, saya merasa berhasil menjalani hidup dengan lebih positif tahun ini. Saya sudah tidak pernah melihat infotainment, tidak membaca tabloid gosip, juga meng-unfollow akun instagram atau twitter beberapa seleb yang sering dihujat oleh haters. Saya membiasakan positive thinking, saya berusaha memulai setiap hari dengan positive attitude. I believe that positive attitude will bring you a positive life!:D
Saya memulai tahun 2014 dengan sakit. Alhamdulillah tidak sampai harus masuk rumah sakit, tapi saya ingat betul rasanya menderita karena panas tinggi dan paranoid ketakutan terkena dengue lagi:p
Di saat yang sama, saya mendapat pencerahan untuk move on dan melupakan seseorang yang sukses benar membuat saya sakit hati selama ini. Saya percaya, move on-nya saya ini merupakan awal yang sangat baik untuk hidup yang lebih positif:D
Entah ada hubungannya atau tidak dengan usaha saya untuk hidup positif, saya merasa mendapat banyak rejeki tahun ini. Rejeki engga selalu berbentuk materi kan ya?:D Buku saya, "Dont Worry to be A Mommy!" tahun ini banyak diresensi oleh berbagai media seperti Tabloid Mom and Kiddie , Good Housekeeping Indonesia , Family Guide, sampai Tabloid Nakita. Saya juga mendapat pengalaman dipercaya sebagai model cover majalah Dokter Kita. Alhamdulillah.
Oh ya, ngomongin soal media, tahun ini pula saya dipercaya Jawa Pos for Her dan Jawa Pos untuk ditulis sebagai artikel. Thank you, Jawa Pos! Selain itu, per tahun ini, saya pun diberi kesempatan oleh Detik.com menjadi konsultan kesehatan di DetikHealth. Menyenangkan sekali lho! Saya bahkan diberi kesempatan ditampilkan menjadi satu artikel sendiri:))) Terimakasih yaaa Detik.com!
Tahun ini pula saya berhasil menyelesaikan thesis alias penelitian karya akhir dengan nilai memuaskan -buat saya- setelah menguras tenaga, emosi, peluh, darah dan air mata *lebay* selama setahun lebih.
Masih soal pekerjaan, di awal tahun 2014 saya dipercaya bertugas di Soe, salah satu kabupaten di NTT. Walaupun harus berjauhan dengan keluarga -sampai Naya ngambek dan mogok ngomong sama emaknya hiks-, banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari pengalaman tersebut. Betapa saya harus sangat bersyukur dengan hidup saya dan bukannya selalu membandingkan dengan mereka yang berada di atas.
Tahun 2014 adalah tahun pertama kami merayakan ulangtahun Naya. Alhamdulillah, benar-benar rejeki buat kami karena venue yang kami pilih ternyata mau tutup sehingga harga yang kami bayar jauh di bawah rerata. Alhamdulillah pula, acaranya berlangsung meriah.
Seperti yang saya tulis di atas, tahun ini benar-benar roller coaster buat saya. Saya mengetahui ada apa dengan Naya tepat setelah Naya berulangtahun ke-3. Sepertinya, inilah highlight of the year untuk saya:D
Syukurlah, saya dapat mengetahui sejak dini karena dengan demikian saya dapat segera merencanakan segalanya untuk Naya. Setengah mati mencari sekolah, alhamdulillah lagi-lagi kami mendapat rejeki karena ada sekolah yang mau dan bisa menerima Naya di kelas yang lebih tinggi dari seharusnya. Walaupun begitu, tetap saja saya merasakan naik turunnya emosi dengan sangat cepat karena ternyata banyak juga masalah yang dialami Naya di sekolah. Saya harus bolak/i menghadap psikolog, dokter tumbuh kembang sampai kepala sekolah dan guru Naya untuk berkonsultasi. Kalau dihitung-hitung, mungkin tahun ini saya sering sekali merasa deg-degan, sedih, kesal, gembira, takut dan khawatir. Semua emosi tadi digabung menjadi satu deh:D Alhamdulillah, sepertinya saat ini Naya sudah bisa beradaptasi dan bersosialisasi dengan baik.
Masih soal Naya, saya bersyukur tahun ini bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama Naya. Bukan sekadar jalan-jalan ke mall -:p-, tapi beraktivitas positif sekaligus menstimulasi Naya untuk #PlayAndLearn. Ini juga menjadi salah satu bentuk rejeki lain saya. Pluuuus, karena sering menghabiskan waktu dengan Naya, menginspirasi saya menulis buku terbaru yang inshaAllah akan terbit awal tahun depan:D
Rejeki lain datang saat lebaran tiba. Alhamdulillah, setelah sekian lama -hampir sewindu cyiiin!- jadi anak hilang, saya dan keluarga bisa merayakan lebaran bersama keluarga saya di Bandung. Senang sekali rasanya bisa sungkem pada mama dan shalat Ied bersama:D Kami juga memanfaatkan moment pulang kampung ini untuk berlibur. Senang sekali, Alhamdulillaaaaaah:D
Selain pada saat lebaran, saya dan Naya juga sempat berkunjung ke Semarang untuk menghadiri acara keluarga. Senang! Biasanya sih boro-boro, dengan jadwal saya yang ketat acara keluarga model apa pun tidak bisa dijadikan alasan untuk ijin. Lain ceritanya dengan tahun ini:D
Seperti tahun lalu, tahun ini pun saya masih dipercaya menjadi pembicara di acara Speak Up yang diadakan mahasiswa FK Unair Surabaya. Bedanya dengan tahun kemarin, tahun ini saya mengajak Naya yang entah bagaimana ceritanya setelah menyaksikan saya berbicara di depan audiens, jadi terlihat lebih percaya diri berbicara dengan orang lain, Alhamdulillah.
Tahun ini pula, kami sekeluarga pindah rumah ke tempat baru. Walaupun banyak kekurangan di sana-sini, tapi rumah ini sangat nyaman untuk kami, syukurlah:)
Tahun ini ditutup dengan musibah dan ujian sangat berat untuk saya dan keluarga. Keponakan saya tetiba tidak sadar tanpa keluhan apapun sebelumnya. Tidak panas, tidak diare, tidak kejang, tidak sakit apapun. Bahkan beberapa jam sebelumnya masih tertawa-tawa saat dibawa berjalan-jalan. Kakak kandung saya menikah cukup lama sebelum mempunyai anak yang saat ini berusia 6 bulan itu. Tentu semua menjadi shocked dan sedih. Sampai dengan sekarang saat saya menulis postingan ini, keponakan saya masih tidak sadar, terpasang pipa selang napas di parunya dan harus dibantu dengan mesin untuk life-supportnya karena belum kuat bernapas sendiri. Di rumah sakit, saya menghadapi banyak sekali pasien dengan kasus yang sama. Sepertinya memang lagi musim ya, -Ingatkan saya menulis soal penyakit ini ya kelak!- tetapi rasanya sungguh sangat berbeda apabila "pasien" nya adalah keponakan sendiri yang selama ini sudah saya anggap anak saya sendiri.
Memang masih ada beberapa hari lagi sebelum tahun 2014 resmi berakhir. Saya berharap semoga keluarga kami mendapat rejeki dengan sembuhnya keponakan saya sesempurna mungkin. Well, semoga.
Secara garis besar, saya bisa menyimpulkan bahwa tahun 2014 ini benar-benar menguras emosi saya, as a person and a mother. Alhamdulillah banyak sekali rejeki yang saya dapat tahun ini, walaupun ada juga ujian dan musibah. Words to describe 2014= Roller coaster! :D
Saya percaya, everything happens for a reason. Termasuk rejeki yang diberikan Allah pada saya dan juga musibahNya. Dengan memberikan rejeki, Allah ingin mengingatkan saya untuk bersyukur dan bersedekah karena di balik rejekiNya, ada hak orang lain juga. Dengan memberikan musibah,Allah ingin melatih saya untuk lebih sabar dan mengingatkan saya lebih mendekatkan diri padaNya. Terima kasih, ya Allah, terima kasih 2014!
Masih ingat resolusi 2014 saya? Alhamdulillah, saya merasa berhasil menjalani hidup dengan lebih positif tahun ini. Saya sudah tidak pernah melihat infotainment, tidak membaca tabloid gosip, juga meng-unfollow akun instagram atau twitter beberapa seleb yang sering dihujat oleh haters. Saya membiasakan positive thinking, saya berusaha memulai setiap hari dengan positive attitude. I believe that positive attitude will bring you a positive life!:D
Saya memulai tahun 2014 dengan sakit. Alhamdulillah tidak sampai harus masuk rumah sakit, tapi saya ingat betul rasanya menderita karena panas tinggi dan paranoid ketakutan terkena dengue lagi:p
Di saat yang sama, saya mendapat pencerahan untuk move on dan melupakan seseorang yang sukses benar membuat saya sakit hati selama ini. Saya percaya, move on-nya saya ini merupakan awal yang sangat baik untuk hidup yang lebih positif:D
Entah ada hubungannya atau tidak dengan usaha saya untuk hidup positif, saya merasa mendapat banyak rejeki tahun ini. Rejeki engga selalu berbentuk materi kan ya?:D Buku saya, "Dont Worry to be A Mommy!" tahun ini banyak diresensi oleh berbagai media seperti Tabloid Mom and Kiddie , Good Housekeeping Indonesia , Family Guide, sampai Tabloid Nakita. Saya juga mendapat pengalaman dipercaya sebagai model cover majalah Dokter Kita. Alhamdulillah.
Oh ya, ngomongin soal media, tahun ini pula saya dipercaya Jawa Pos for Her dan Jawa Pos untuk ditulis sebagai artikel. Thank you, Jawa Pos! Selain itu, per tahun ini, saya pun diberi kesempatan oleh Detik.com menjadi konsultan kesehatan di DetikHealth. Menyenangkan sekali lho! Saya bahkan diberi kesempatan ditampilkan menjadi satu artikel sendiri:))) Terimakasih yaaa Detik.com!
Tahun ini pula saya berhasil menyelesaikan thesis alias penelitian karya akhir dengan nilai memuaskan -buat saya- setelah menguras tenaga, emosi, peluh, darah dan air mata *lebay* selama setahun lebih.
![]() |
| Keliatan stress engga?:p Mana acak-acakan pula lagi ga ada ART dan nanny:))) |
Masih soal pekerjaan, di awal tahun 2014 saya dipercaya bertugas di Soe, salah satu kabupaten di NTT. Walaupun harus berjauhan dengan keluarga -sampai Naya ngambek dan mogok ngomong sama emaknya hiks-, banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari pengalaman tersebut. Betapa saya harus sangat bersyukur dengan hidup saya dan bukannya selalu membandingkan dengan mereka yang berada di atas.
Tahun 2014 adalah tahun pertama kami merayakan ulangtahun Naya. Alhamdulillah, benar-benar rejeki buat kami karena venue yang kami pilih ternyata mau tutup sehingga harga yang kami bayar jauh di bawah rerata. Alhamdulillah pula, acaranya berlangsung meriah.
Seperti yang saya tulis di atas, tahun ini benar-benar roller coaster buat saya. Saya mengetahui ada apa dengan Naya tepat setelah Naya berulangtahun ke-3. Sepertinya, inilah highlight of the year untuk saya:D
| Knowing to be a parent to gifted child:D |
Syukurlah, saya dapat mengetahui sejak dini karena dengan demikian saya dapat segera merencanakan segalanya untuk Naya. Setengah mati mencari sekolah, alhamdulillah lagi-lagi kami mendapat rejeki karena ada sekolah yang mau dan bisa menerima Naya di kelas yang lebih tinggi dari seharusnya. Walaupun begitu, tetap saja saya merasakan naik turunnya emosi dengan sangat cepat karena ternyata banyak juga masalah yang dialami Naya di sekolah. Saya harus bolak/i menghadap psikolog, dokter tumbuh kembang sampai kepala sekolah dan guru Naya untuk berkonsultasi. Kalau dihitung-hitung, mungkin tahun ini saya sering sekali merasa deg-degan, sedih, kesal, gembira, takut dan khawatir. Semua emosi tadi digabung menjadi satu deh:D Alhamdulillah, sepertinya saat ini Naya sudah bisa beradaptasi dan bersosialisasi dengan baik.
Masih soal Naya, saya bersyukur tahun ini bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama Naya. Bukan sekadar jalan-jalan ke mall -:p-, tapi beraktivitas positif sekaligus menstimulasi Naya untuk #PlayAndLearn. Ini juga menjadi salah satu bentuk rejeki lain saya. Pluuuus, karena sering menghabiskan waktu dengan Naya, menginspirasi saya menulis buku terbaru yang inshaAllah akan terbit awal tahun depan:D
Rejeki lain datang saat lebaran tiba. Alhamdulillah, setelah sekian lama -hampir sewindu cyiiin!- jadi anak hilang, saya dan keluarga bisa merayakan lebaran bersama keluarga saya di Bandung. Senang sekali rasanya bisa sungkem pada mama dan shalat Ied bersama:D Kami juga memanfaatkan moment pulang kampung ini untuk berlibur. Senang sekali, Alhamdulillaaaaaah:D
Selain pada saat lebaran, saya dan Naya juga sempat berkunjung ke Semarang untuk menghadiri acara keluarga. Senang! Biasanya sih boro-boro, dengan jadwal saya yang ketat acara keluarga model apa pun tidak bisa dijadikan alasan untuk ijin. Lain ceritanya dengan tahun ini:D
Seperti tahun lalu, tahun ini pun saya masih dipercaya menjadi pembicara di acara Speak Up yang diadakan mahasiswa FK Unair Surabaya. Bedanya dengan tahun kemarin, tahun ini saya mengajak Naya yang entah bagaimana ceritanya setelah menyaksikan saya berbicara di depan audiens, jadi terlihat lebih percaya diri berbicara dengan orang lain, Alhamdulillah.
Tahun ini pula, kami sekeluarga pindah rumah ke tempat baru. Walaupun banyak kekurangan di sana-sini, tapi rumah ini sangat nyaman untuk kami, syukurlah:)
Tahun ini ditutup dengan musibah dan ujian sangat berat untuk saya dan keluarga. Keponakan saya tetiba tidak sadar tanpa keluhan apapun sebelumnya. Tidak panas, tidak diare, tidak kejang, tidak sakit apapun. Bahkan beberapa jam sebelumnya masih tertawa-tawa saat dibawa berjalan-jalan. Kakak kandung saya menikah cukup lama sebelum mempunyai anak yang saat ini berusia 6 bulan itu. Tentu semua menjadi shocked dan sedih. Sampai dengan sekarang saat saya menulis postingan ini, keponakan saya masih tidak sadar, terpasang pipa selang napas di parunya dan harus dibantu dengan mesin untuk life-supportnya karena belum kuat bernapas sendiri. Di rumah sakit, saya menghadapi banyak sekali pasien dengan kasus yang sama. Sepertinya memang lagi musim ya, -Ingatkan saya menulis soal penyakit ini ya kelak!- tetapi rasanya sungguh sangat berbeda apabila "pasien" nya adalah keponakan sendiri yang selama ini sudah saya anggap anak saya sendiri.
Memang masih ada beberapa hari lagi sebelum tahun 2014 resmi berakhir. Saya berharap semoga keluarga kami mendapat rejeki dengan sembuhnya keponakan saya sesempurna mungkin. Well, semoga.
Secara garis besar, saya bisa menyimpulkan bahwa tahun 2014 ini benar-benar menguras emosi saya, as a person and a mother. Alhamdulillah banyak sekali rejeki yang saya dapat tahun ini, walaupun ada juga ujian dan musibah. Words to describe 2014= Roller coaster! :D
Saya percaya, everything happens for a reason. Termasuk rejeki yang diberikan Allah pada saya dan juga musibahNya. Dengan memberikan rejeki, Allah ingin mengingatkan saya untuk bersyukur dan bersedekah karena di balik rejekiNya, ada hak orang lain juga. Dengan memberikan musibah,Allah ingin melatih saya untuk lebih sabar dan mengingatkan saya lebih mendekatkan diri padaNya. Terima kasih, ya Allah, terima kasih 2014!
Friday, October 24, 2014
Smart Edufair 2014
Di beberapa bulan sebelum Desember, biasanya banyak sekolah yang mulai mengadakan full house dan membuka pendaftaran. Untuk beberapa sekolah yang terbilang favorit, malah pendaftaran yang di buka bulan ini adalah untuk 2 tahun mendatang lho, karena masuk dalam waiting list.
Tahun ajaran depan, rencananya Naya akan masuk ke Sekolah Dasar (walaupun saya masih setengah engga ikhlas dan berpikir ratusan kali sehingga opsi ini masih tentatif). Saya tidak punya banyak waktu untuk survey mendatangi satu persatu sekolah incaran, makanya saya bersyukur sekali dengan adanya Smart Edufair 2014 di Grand City Surabaya ini. Pameran ini diikuti lebih dari 50 lembaga pendidikan ternama, dan namanya juga pameran, banyak penawaran spesial yang ada. (Baca: Diskon! -Emak irit-:p)
2 tahun yang lalu, saya pun mendatangi pameran yang sama dan berhasil mendapatkan sekolah prekindergarten untuk Naya dengan harga sangat menarik. Karena itu, begitu mendengar pameran ini diadakan lagi, segeralah saya berencana mendatanginya.
Kalau sebelumnya saya mendatangi satu persatu booth sekolah yang ada dan mencatat semua hasil survey, tahun ini perjalanan survey saya cukup mudah. Mudah sekali sih tepatnya. Saya tinggal mendatangi satu persatu booth dan menanyakan "Apa SD kelas 1 bisa menerima anak usia 4 tahun?"
Hampir semua menjawab tidak -as predicted- sehingga hampir semua booth pun bisa saya skip sessi tanya jawab dan surveynya. Sangat menghemat waktusehingga saya punya banyak waktu spare untuk ngemall:p Hanya satu sekolah yang sepertinya tidak keberatan walaupun mensyaratkan Naya harus lulus tes masuk, dan ada rekomendasi psikolog yang rutin menghandle Naya.
Sekolah ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Surabaya. Lokasinya pun berdekatan dengan rumah saya, hanya 5 menit menggunakan mobil. Saya pernah datang melihat bangunannya (iye, namanya juga emak surpey:p) dan terkagum-kagum melihat luas dan bersihnya gedung.
Kurikulum sekolah ini menggunakan bahasa Inggris full sebagai pengantar, dengan mata pelajaran bahasa Mandarin sebagai tambahan. Untuk anak kelas 1 SD, jam sekolahnya dari jam 07.45 - 13.00 (Btw, apa cuma saya ya yang waktu kelas 1 SD masuk jam 8 dan pulang jam 11?-_-").
Masalah biaya, uang masuk SD ini adalah Rp. 36.000.000,00, dengan SPP senilai Rp. 1.600.000,00, belum termasuk uang perlengkapan serta uang seragam.
Saya sebenarnya lumayan sreg dengan sekolah ini, hanya ada beberapa hal yang masih menjadi ganjalan. Yang pertama dan merupakan ganjalan terbesar, sekolah ini berbasis Kristen. Saya merasa masih terlalu dini untuk Naya mempelajari agama yang bukan agamanya, apalagi karena Naya masih belum mengerti benar soal agamanya. Yang kedua karena adanya pelajaran bahasa Mandarin. Tidak ada yang bisa bahasa Mandarin di keluarga kami, sehingga saya merasa pelajaran ini kurang perlu untuk Naya.
Tapi, entahlah ya, walaupun ada beberapa ganjalan, karena sekolah yang mau menerima Naya sangat terbatas, sepertinya saya perlu mempertimbangkan sekolah ini untuk SD Naya kelak.
Anyway, untuk para ibu (bapak sih biasanya engga ikut ambil pusing ya, terserah emak aja:p) yang sedang berencana memasukkan anaknya ke preschool atau kindergarten atau bahkan SD-SMP-SMA, bolehlah datang ke Smart Edufair 2014 ini. Diadakan dari 23-26 Oktober mulai jam 11.00-21.00m pameran ini diikuti berbagai sekolah dan lembaga pendidikan. Ambassador, Sayang School. MSCS, Pelita Gracia, Filadelfia, Rever, eRead, Bunga Bangsa, Cita Hati, Bethany, SNA, Logos, Nation Star Academy, Kinderland, Melodia, Kitchen Magic, Mind Edge, Maxi Brain, Kumon, St. Valent, Father's Heart, AELI, JRP, Al-Azhar adalah beberapa lembaga pendidikan yang mengikuti pameran ini.
Banyak deal dan promo yang ditawarkan, lumayan menarik lho! Dan sangat menghemat waktu daripada mendatangi satu persatu sekolah incaran.
Saran saya sebelum datang ke sini, tentukan dulu kriteria apa yang dicari dari sekolah anak. Sehingga di pameran, kita bisa langsung exclude sekolah yang tidak sesuai kriteria dan lebih menghemat waktu.
Selamat Mencari!:)
Tahun ajaran depan, rencananya Naya akan masuk ke Sekolah Dasar (walaupun saya masih setengah engga ikhlas dan berpikir ratusan kali sehingga opsi ini masih tentatif). Saya tidak punya banyak waktu untuk survey mendatangi satu persatu sekolah incaran, makanya saya bersyukur sekali dengan adanya Smart Edufair 2014 di Grand City Surabaya ini. Pameran ini diikuti lebih dari 50 lembaga pendidikan ternama, dan namanya juga pameran, banyak penawaran spesial yang ada. (Baca: Diskon! -Emak irit-:p)
2 tahun yang lalu, saya pun mendatangi pameran yang sama dan berhasil mendapatkan sekolah prekindergarten untuk Naya dengan harga sangat menarik. Karena itu, begitu mendengar pameran ini diadakan lagi, segeralah saya berencana mendatanginya.
Kalau sebelumnya saya mendatangi satu persatu booth sekolah yang ada dan mencatat semua hasil survey, tahun ini perjalanan survey saya cukup mudah. Mudah sekali sih tepatnya. Saya tinggal mendatangi satu persatu booth dan menanyakan "Apa SD kelas 1 bisa menerima anak usia 4 tahun?"
Hampir semua menjawab tidak -as predicted- sehingga hampir semua booth pun bisa saya skip sessi tanya jawab dan surveynya. Sangat menghemat waktu
Sekolah ini cukup terkenal di kalangan masyarakat Surabaya. Lokasinya pun berdekatan dengan rumah saya, hanya 5 menit menggunakan mobil. Saya pernah datang melihat bangunannya (iye, namanya juga emak surpey:p) dan terkagum-kagum melihat luas dan bersihnya gedung.
Kurikulum sekolah ini menggunakan bahasa Inggris full sebagai pengantar, dengan mata pelajaran bahasa Mandarin sebagai tambahan. Untuk anak kelas 1 SD, jam sekolahnya dari jam 07.45 - 13.00 (Btw, apa cuma saya ya yang waktu kelas 1 SD masuk jam 8 dan pulang jam 11?-_-").
Masalah biaya, uang masuk SD ini adalah Rp. 36.000.000,00, dengan SPP senilai Rp. 1.600.000,00, belum termasuk uang perlengkapan serta uang seragam.
Saya sebenarnya lumayan sreg dengan sekolah ini, hanya ada beberapa hal yang masih menjadi ganjalan. Yang pertama dan merupakan ganjalan terbesar, sekolah ini berbasis Kristen. Saya merasa masih terlalu dini untuk Naya mempelajari agama yang bukan agamanya, apalagi karena Naya masih belum mengerti benar soal agamanya. Yang kedua karena adanya pelajaran bahasa Mandarin. Tidak ada yang bisa bahasa Mandarin di keluarga kami, sehingga saya merasa pelajaran ini kurang perlu untuk Naya.
Tapi, entahlah ya, walaupun ada beberapa ganjalan, karena sekolah yang mau menerima Naya sangat terbatas, sepertinya saya perlu mempertimbangkan sekolah ini untuk SD Naya kelak.
Anyway, untuk para ibu (bapak sih biasanya engga ikut ambil pusing ya, terserah emak aja:p) yang sedang berencana memasukkan anaknya ke preschool atau kindergarten atau bahkan SD-SMP-SMA, bolehlah datang ke Smart Edufair 2014 ini. Diadakan dari 23-26 Oktober mulai jam 11.00-21.00m pameran ini diikuti berbagai sekolah dan lembaga pendidikan. Ambassador, Sayang School. MSCS, Pelita Gracia, Filadelfia, Rever, eRead, Bunga Bangsa, Cita Hati, Bethany, SNA, Logos, Nation Star Academy, Kinderland, Melodia, Kitchen Magic, Mind Edge, Maxi Brain, Kumon, St. Valent, Father's Heart, AELI, JRP, Al-Azhar adalah beberapa lembaga pendidikan yang mengikuti pameran ini.
Banyak deal dan promo yang ditawarkan, lumayan menarik lho! Dan sangat menghemat waktu daripada mendatangi satu persatu sekolah incaran.
Saran saya sebelum datang ke sini, tentukan dulu kriteria apa yang dicari dari sekolah anak. Sehingga di pameran, kita bisa langsung exclude sekolah yang tidak sesuai kriteria dan lebih menghemat waktu.
Selamat Mencari!:)
Monday, October 20, 2014
A Parent's Guide to Gifted Children
Saya pertama kali mendengar istilah Gifted pada saat membawa Naya berkonsultasi ke psikolog. Saya tidak tahu sama sekali arti gifted, apalagi dengan mengatasinya. Yang saya tahu adalah Naya berbeda dengan anak lain sejak dulu, dan saya tidak pernah tahu bahwa karakteristik seperti yang dipunyai Naya mempunyai nama tersendiri.
Sebagai ratu survey *salamkepo*, saya langsung browsing sana-sini mengenai anak gifted. Tidak banyak sumber yang buat saya masuk akal dalam membahas anak gifted. Sebagai orang yang sangat percaya dengan dasar ilmiah "evidence based", saya mencari banyak jurnal dan buku. Di Indonesia, sangat sulit menemukan buku mengenai anak gifted. Banyak blog bertebaran, tapi siapa yang bisa menjamin keakuratannya?:D
Dalam perjalanan browsing, saya menemukan banyak sekali review satu buku berjudul "A Parent's Guide to Gifted Children". Buku ini dinilai 4.1/5 di Goodreads. Membaca judulnya saja sudah membuat saya tertarik karena membuat saya merasa "This is what i really need!".
Lagi-lagi, saya kesulitan menemukan buku ini di toko buku (walaupun toko buku impor) Indonesia sehingga saya memutuskan membelinya via online. Setelah menunggu hampir sebulan (karena diimpor dari luar negeri), saya sangat excited membaca buku ini.
Buku ini terdiri atas 390 halaman dan terbagi menjadi 15 chapters.
1. Defining Giftedness
2. Characteristics of Gifted Children
3. Communication: The Key to Relationships
4. Motivation, Enthusiasm and Underachievement
5. Establishing Discipline and Teaching Self-Management
6. Intensity, Perfectionism and Stress
7. Idealism, Unhappiness and Depression
8. Acquaintances, Friends and Peers
9. Family Relationships: Siblings and Only Children
10. Values, Traditions and Uniqueness
11. Complexities of Successful Parenting
12. Children Who Are Twice-Exceptional
13. How School Identify Gifted Children
14. Finding a Good Educational Fit
15. Finding Professional Help
Walaupun buku ini banyak dijadikan referensi para ahli dan ditulis pula oleh psikolog yang ahli di bidang gifted children, membacanya sama sekali tidak membosankan. Bahasa yang digunakan cukup ringan dan mengalir, dan tidak seperti membaca text-book.
Buat saya, buku ini benar-benar banyak membantu saya mengenali Naya lebih dalam dan membuat saya mengerti harus bagaimana menghadapi Naya. I will give 5/5 in Goodreads for this book!:)
If you are parents to gifted children, a teacher to gifted student, or probably a psychology student that has interest in gifted children, you really should read this book!
Sebagai ratu survey *salamkepo*, saya langsung browsing sana-sini mengenai anak gifted. Tidak banyak sumber yang buat saya masuk akal dalam membahas anak gifted. Sebagai orang yang sangat percaya dengan dasar ilmiah "evidence based", saya mencari banyak jurnal dan buku. Di Indonesia, sangat sulit menemukan buku mengenai anak gifted. Banyak blog bertebaran, tapi siapa yang bisa menjamin keakuratannya?:D
Dalam perjalanan browsing, saya menemukan banyak sekali review satu buku berjudul "A Parent's Guide to Gifted Children". Buku ini dinilai 4.1/5 di Goodreads. Membaca judulnya saja sudah membuat saya tertarik karena membuat saya merasa "This is what i really need!".
Lagi-lagi, saya kesulitan menemukan buku ini di toko buku (walaupun toko buku impor) Indonesia sehingga saya memutuskan membelinya via online. Setelah menunggu hampir sebulan (karena diimpor dari luar negeri), saya sangat excited membaca buku ini.
Buku ini terdiri atas 390 halaman dan terbagi menjadi 15 chapters.
1. Defining Giftedness
2. Characteristics of Gifted Children
3. Communication: The Key to Relationships
4. Motivation, Enthusiasm and Underachievement
5. Establishing Discipline and Teaching Self-Management
6. Intensity, Perfectionism and Stress
7. Idealism, Unhappiness and Depression
8. Acquaintances, Friends and Peers
9. Family Relationships: Siblings and Only Children
10. Values, Traditions and Uniqueness
11. Complexities of Successful Parenting
12. Children Who Are Twice-Exceptional
13. How School Identify Gifted Children
14. Finding a Good Educational Fit
15. Finding Professional Help
Walaupun buku ini banyak dijadikan referensi para ahli dan ditulis pula oleh psikolog yang ahli di bidang gifted children, membacanya sama sekali tidak membosankan. Bahasa yang digunakan cukup ringan dan mengalir, dan tidak seperti membaca text-book.
Buat saya, buku ini benar-benar banyak membantu saya mengenali Naya lebih dalam dan membuat saya mengerti harus bagaimana menghadapi Naya. I will give 5/5 in Goodreads for this book!:)
If you are parents to gifted children, a teacher to gifted student, or probably a psychology student that has interest in gifted children, you really should read this book!
Tuesday, August 12, 2014
M. Quraish Shihab Menjawab
Seperti yang pernah saya tulis di sini, saya memang sering kebingungan menjawab pertanyaan Naya soal berbagai hal. Tapi yang paling membuat saya galau bukan kepalang adalah kalau kebagian pertanyaan soal agama. Bukannya apa-apa, saya seringkali kesulitan menemukan cara menjelaskan sesederhana mungkin dengan bahasa sederhana yang dapat dimengerti Naya.
Pada akhirnya, saya menganggap pertanyaan-pertanyaan Naya tadi sebagai suatu "teguran" agar saya lebih rajin belajar dan memperdalam ilmu agama. Jujur, akhir-akhir ini saya memang jarang membaca buku agama, tetapi sekarang jadi sering mengunjungi bagian buku-buku agama di toko buku nih gegara Naya. Thank you ya kakak Aya!
Dari semua buku yang saya borong, ini adalah buku favorit saya!
Buku "M. Quraish Shihab Menjawab Pertanyaan Anak Tentang Islam" ini adalah terbitan Lentera Hati, dan terdiri atas 172 halaman. Ada 9 bagian mulai dari tentang Allah, Nabi dan Rasul, al-Quran, Malaikat jin dan setan, hari kiamat dan akhirat sampai dengan Islam dan hubungan sosial.
Terlepas dari issue beliau syiah yang entah benar atau engga, menurut saya Quraish Shihab berhasil merangkum pertanyaan-pertanyaan anak tentang Islam dan menjawabnya dengan sangat sederhana tanpa menghilangkan esensinya. Pertanyaan yang ada di buku ini memang benar-benar dari anak yang dihimpun oleh sekolah Cikal, Jakarta.
Salah satu contoh pertanyaan Naya yang saya temukan juga di buku ini misalnya:
"Allah itu laki-laki atau perempuan?"
Quraish Shihab menjawab:
Semua makhluk punya pasangan. Ada lelaki, ada perempuan, ada jantan dan ada betina, ada senang dan ada susah, ada langit dan ada bumi, ada malam dan ada siang, ada positif dan ada negatif, demikian seterusnya. Allah menciptakan seperti itu untuk kemaslahatan yang dibutuhkan manusia dan agar makhluk meraih apa yang diharapkan melalui kerja sama atau kehadiran pasangannya. Manusia misalnya, ingin hidup tenang, mencintai dan dicintai, memiliki anak dan keturunan. Nah, keinginannya itu tidak dapat wujud kecuali ada pasangannya, ada lelaki dan ada perempuan. Allah tidak demikian. Dia Maha Sempurna, karena itu Dia tidak memiliki pasangan. Dia bukan lelaki, bukan juga perempuan, karena itu pula Allah tidak mempunyai anak, karena kalau Dia beranak berarti Dia butuh, sedang Allah tidak membutuhkan apa pun. Allah berfirman: "Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan, agar kamu sadar (bahwa hanya Dia yang Sempurna, tanpa pasangan..bukan lelaki dan bukan juga perempuan)" (QS. adz-Dzariyat [51]:49).
Saya suka sekali membaca buku ini, very recommended!
Pada akhirnya, saya menganggap pertanyaan-pertanyaan Naya tadi sebagai suatu "teguran" agar saya lebih rajin belajar dan memperdalam ilmu agama. Jujur, akhir-akhir ini saya memang jarang membaca buku agama, tetapi sekarang jadi sering mengunjungi bagian buku-buku agama di toko buku nih gegara Naya. Thank you ya kakak Aya!
Dari semua buku yang saya borong, ini adalah buku favorit saya!
Buku "M. Quraish Shihab Menjawab Pertanyaan Anak Tentang Islam" ini adalah terbitan Lentera Hati, dan terdiri atas 172 halaman. Ada 9 bagian mulai dari tentang Allah, Nabi dan Rasul, al-Quran, Malaikat jin dan setan, hari kiamat dan akhirat sampai dengan Islam dan hubungan sosial.
Terlepas dari issue beliau syiah yang entah benar atau engga, menurut saya Quraish Shihab berhasil merangkum pertanyaan-pertanyaan anak tentang Islam dan menjawabnya dengan sangat sederhana tanpa menghilangkan esensinya. Pertanyaan yang ada di buku ini memang benar-benar dari anak yang dihimpun oleh sekolah Cikal, Jakarta.
Salah satu contoh pertanyaan Naya yang saya temukan juga di buku ini misalnya:
"Allah itu laki-laki atau perempuan?"
Quraish Shihab menjawab:
Semua makhluk punya pasangan. Ada lelaki, ada perempuan, ada jantan dan ada betina, ada senang dan ada susah, ada langit dan ada bumi, ada malam dan ada siang, ada positif dan ada negatif, demikian seterusnya. Allah menciptakan seperti itu untuk kemaslahatan yang dibutuhkan manusia dan agar makhluk meraih apa yang diharapkan melalui kerja sama atau kehadiran pasangannya. Manusia misalnya, ingin hidup tenang, mencintai dan dicintai, memiliki anak dan keturunan. Nah, keinginannya itu tidak dapat wujud kecuali ada pasangannya, ada lelaki dan ada perempuan. Allah tidak demikian. Dia Maha Sempurna, karena itu Dia tidak memiliki pasangan. Dia bukan lelaki, bukan juga perempuan, karena itu pula Allah tidak mempunyai anak, karena kalau Dia beranak berarti Dia butuh, sedang Allah tidak membutuhkan apa pun. Allah berfirman: "Segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan, agar kamu sadar (bahwa hanya Dia yang Sempurna, tanpa pasangan..bukan lelaki dan bukan juga perempuan)" (QS. adz-Dzariyat [51]:49).
Saya suka sekali membaca buku ini, very recommended!
Thursday, May 15, 2014
Pictures of Naya's 3rd Birthday
Wow. Lama juga ya saya engga berkunjung buat nulis-nulis di blog ini. *tiupdebu*
Maaf, beberapa waktu terakhir ini saya sibuk berat survey dan mendatangi satu demi satu sekolah yang sekiranya mau menerima Naya. Sibuk interview lagi, sibuk nyatetin biaya dan kurikulum plus ngecek di Google Maps berapa jaraknya dari rumah. Anywaaay, ceritanya soal ini di postingan lain aja yaa. Soalnya, di postingan perdana saya pasca vakum lama ini, saya cuma mau upload foto-foto perayaan ulangtahunnya Naya kemarin.
Alhamdulillah, akhirnya foto dan videonya jadi juga setelah sebulan lebih:D
Yuk ah, check this out!
Thank you Wins Disc, DEG Photography, Christine Collection! What a great birthday bash:D
Maaf, beberapa waktu terakhir ini saya sibuk berat survey dan mendatangi satu demi satu sekolah yang sekiranya mau menerima Naya. Sibuk interview lagi, sibuk nyatetin biaya dan kurikulum plus ngecek di Google Maps berapa jaraknya dari rumah. Anywaaay, ceritanya soal ini di postingan lain aja yaa. Soalnya, di postingan perdana saya pasca vakum lama ini, saya cuma mau upload foto-foto perayaan ulangtahunnya Naya kemarin.
Alhamdulillah, akhirnya foto dan videonya jadi juga setelah sebulan lebih:D
Yuk ah, check this out!
![]() |
| Birthday girl with her birthday cake. |
![]() |
| Happy pinky family:p |
![]() |
| Full Team. |
![]() |
| Dekorasi ballerina. Super cute ya? Suka! |
![]() |
| Demi kepentingan foto:p |
![]() |
| Naya dan Paul. |
![]() |
| The Playground. |
![]() |
| The show. |
![]() |
| Games yang ada. |
![]() |
| My baby was thanking me and her dad;') |
![]() |
| Kelyn:D |
![]() |
| Tiup lilin. |
![]() | ||||||
| Engga semuanya. Yang lain sibuk sendiri main di playground:))) |
Subscribe to:
Posts (Atom)




















