Friday, October 13, 2017

Hello, (Late) October!:p

Heyho! Wow, lama juga ya saya tidak mengupdate blog ini:D Harap maklum, NCIS sudah memulai season barunya, berhubung saya sudah memulai aktivitas sekolah lagi, kegiatan minta ampun deh padat merayap. Menyambi antara mengajar, mengurusi pasien, mengurusi akreditasi rumah sakit, akreditasi perguruan tinggi, praktik di swasta, belajar, mengerjakan tugas sekolah, sampai mendampingi suami dan anak itu ruar biasa rasanya:))

Karena itu, maaf ya kalau saya belum dapat menulis di blog ini secara aktif seperti sebelumnya. Saya janji, begitu ada sedikit waktu luang, pasti saya sempatkan menulis lagi. Eh tapi tema apa sih yang ingin dibaca? Boleh deh email ke saya ya! Sekalian, kalau ada yang punya ide atau masukan apa tema yang pas buat Mommyclopedia seri ke-4, email juga oke!

Oh ya, saya juga sedang sibuk menulis untuk buku Mommyclopedia seri ke-2 dan ke-3 nih! Alhamdulillah, proses penulisan dan pengeditan sudah selesai. Rencananya, yang seri ke-2, "Panduan Lengkap Merawat Batita 1-3 Tahun" akan terbit bulan depan. Sedangkan untuk yang ke-3 (rahasia dulu ya judulnya:p), saya sedang galau. Inginnya sih double release alias di-launching bersamaan. Kenapa? Supaya saya tidak perlu melakukan launching, promo dan kawan-kawannya 2x. Kalau bersamaan kan bisa digabung sekalian:D

Saya sih happy banget sebetulnya melakukan aktivitas apapun terkait buku, masalahnyaaaa adalah -lagi-lagi- keterbatasan waktu:( Seandainya 1 hari bisa lebih dari 24 jam.
#KemudianCurhat:))))

Doakan saya punya kesempatan lebih banyak untuk menulis ya:D





Monday, September 25, 2017

TB pada Anak



Saya sering kedatangan pasien anak dengan keluhan tidak mau makan sehingga berat badannya tak sesuai dengan seharusnya alias gizi kurang/buruk. Sebaliknya, ada pula yang datang dengan keluhan berat badan tak kunjung naik walaupun banyak makannya.
Dari semua pasien ini, percaya atau tidak, setelah diperiksa ternyata banyak yang menderita infeksi tuberculosis atau TB.  Saat saya menyampaikan diagnosis ini, hampir semua orangtua merasa tidak percaya karena merasa anaknya “sehat-sehat saja”. Padahal please note, anak yang gizi kurang (apalagi buruk) atau tidak mau makan BUKANLAH sesuatu yang normal, dan bukan indikasi anak yang “sehat-sehat” saja:D

Sumber: Google
Karena memang kasusnya sering sekali ditemukan, saya akan membahas Frequently Asked Question (FAQ) dari TB pada anak ini ya!

Thursday, September 21, 2017

Mencegah Stunting

Prevention is better than cure
Begitu kata ungkapan. Dalam hal stunting, ungkapan ini betul banget! Jika seorang anak sudah mengalami stunting, maka sifatnya irreversible atau tidak dapat diperbaiki. Padahal, seperti yang sudah dibahas di beberapa tulisan saya sebelumnya (baca juga: tulisan ini, tulisan ini dan ini ya!) , stunting bukan hanya sekadar membuat anak jadi lebih pendek dari potensinya kelak, tapi juga dapat mempengaruhi banyak hal.
Sumber: dari sini


Sumber: https://diningforwomen.org/foodforthought/gardens-for-health-international-2/
Banyak penelitian yang menunjukkan jika anak stunting berhubungan dengan rendahnya prestasi pendidikan, menurunnya lama pendidikan, dan rendahnya pendapatan saat anak tersebut dewasa dibandingkan dengan yang tidak stunting. Anak stunting memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk tumbuh menjadi dewasa yang kurang berpendidikan, miskin, kurang sehat dan lebih rentan terhadap penyakit tidak menular. Maka itu, angka stunting di suatu negara dapat dijadikan prediktor buruknya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) karena dapat menurunkan produktivitas suatu bangsa di masa yang akan datang.

Monday, September 11, 2017

BAB Bayi ASIX

Beberapa hari lalu saya diberikan pertanyaan oleh Mommies Daily mengenai BAB pada bayi yang mendapat ASI eksklusif. Saya share di sini yaa:D
Sumber: Google


Apakah benar, pola buang air besar pada bayi akan dipengaruhi oleh usia mereka? Mengapa?
Betul. Hal ini karena komposisi ASI selalu sesuai dengan tahap perkembangan sistem pencernaan bayi sehingga zat makanan mudah dicerna.

Bagaimana frekwensi  BAB bayi yang baru lahir hingga usianya 6 bulan, hingga mengenal MPASI?
Bayi baru lahir akan mengeluarkan mekonium, minimal 1x pada hari pertama. Kemudian bayi BAB minimal 2 di hari ke-dua, minimal 3x di hari ketiga. Setelah itu lebih dari 3x, sampai berusia satu bulan. “Lebih” di sini pun sangat variatif. Ada anak ASIX yang bisa BAB sampai 10x/hari di minggu pertama, ada yang hanya 4x, tapi yang jelas minimal 3x.
Di atas usia 4-6 minggu, bayi ASIX mulai akan jarang BAB-nya, bahkan ada yang sampai 10 hari tidak BAB. Itu pun normal banget.  Selama tidak ada keluhan lain, berat badan naik baik, tidak apa-apa.

Saturday, September 2, 2017

Lagi, Tentang MPASI

Kali ini, saya akan membahas beberapa "kebingungan" yang sering kali dilakukan orangtua berhubungan dengan pemberian MPASI anak. Saya sengaja mengangkat topik ini karena terus terang, sering sekali kebingungan dengan aturan MPASI yang berbeda (dan sedang ngetren) di luar sana (baca: social media). Bingung kenapa? Karena TIDAK JELAS sumbernya:)))) Lebih bingung lagi karena yang tidak jelas sumbernya ini justru yang paling banyak dishare dan diikuti orangtua se-Indonesia.

Perbedaan pendapat sih tak masalah ya menurut saya, karena jangankan orang awam, asosiasi dokter spesialis anak pun di seluruh dunia kadang mengeluarkan rekomendasi yang berbeda. Misalnya saja mengenai kapan pemberian MPASI yang tepat. WHO dan IDAI merekomendasikan tepat di usia 6 bulan, sedangkan ESPGHAN (European Society Pediatric Gastrohepatology and Nutrition) merekomendasikan di antara usia 17 minggu hingga 26 minggu. Lalu yang tepat yang mana? Ya bisa kedua-duanya selama ada bukti ilmiah yang beralasan. Ingat ya, selama ADA BUKTI ILMIAH-nya. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...