Monday, August 31, 2015

Anak Jatuh

Kemarin, saya diwawancarai oleh wartawan Jawa Pos mengenai jatuh pada anak. Karena saya pikir pasti banyak juga orang tua yang pernah mengalami kepanikan setelah anaknya jatuh, saya tulis di blog sekalian yaa. Untuk artikel di Jawa Posnya mungkin baru besok terbit. Kalau sempat, saya upload deh!

Sebenarnya, jatuh itu bahaya apa engga sih? Lihat-lihat dulu jatuhnya ya:D Yang pasti, terjatuh merupakan fase sangat normal pada perkembangan anak. Lihat saja, belajar merangkak, berjalan, lari, naik turun tangga, melompat, tentu wajar kalau terjatuh. Sering kali, terjatuh bukan merupakan hal yang parah jadi tak perlu terlalu khawatir selama kita sudah melakukan tindakan preventif.

Menurut data dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) di USA, anak jatuh adalah penyebab cedera tersering orang tua membawa anaknya ke UGD. Tahun 2010, 2,8 juta anak mengunjungi UGD karena jatuh, dan 40% di antaranya adalah toddler (1-3 tahun). Di usia ini, memang anak sedang aktif-aktifnya mengeksplorasi lingkungan sekitar. Sering memanjat, naik turun tangga misalnya, atau berlompat-lompatan.

Wednesday, August 26, 2015

In A Rush

Sewaktu sedang surfing, saya membaca satu tulisan yang membuat saya berpikir cukup lama.

First i was dying to finish high school and star college
And then i was dying to finish college and start working
And then i was dying to marry and have children
And then i was dying for my children to grow old enough for school so i could return to work
And then i was dying to retire
And now, im dying....and suddenly i realize i forgot to live

Monday, August 24, 2015

Flash Trip to Jakarta

Minggu lalu, saya dan suami ke Jakarta selama 2 hari dan satu malam. Tujuan utamanya adalah mengurus visa (yang kelak akan saya tulis dalam postingan tersendiri). Nah, karena jarang-jarang bisa ijin untuk ke Jakarta, sekalian saja deh saya mengajak teman-teman ketemuan:D

Kami berangkat hari Kamis subuh dan tiba di Soekarno Hatta pukul 7 pagi. Jakarta sedikit mendung, namun tetap saja macet. Mungkin karena kami di sana pada rush hour orang berangkat kerja dan anak-anak berangkat ke sekolah ya. Setibanya di Soekarno Hatta, kami langsung mengantre untuk naik Damri tujuan blok M. Damri ini memang favorit saya karena wifi super cepatnya haha. Bukan cuma itu sih, saya selalu menyukai public transportation selama nyaman. Nah, menurut saya Damri ini adalah salah satu public transportation yang cukup nyaman. Murah meriah lagi!:D

Wednesday, August 19, 2015

Quiz Time:Lets Play And Learn!

Wah asyik nih, waktunya kuis lagi!



Caranya juga gampang banget!

1. Foto hasil crafting atau hastakarya yang sudah dibuat bersama si buah hati. Moms boleh menyontek crafting yang ada dalam buku Play and Learn, atau mau berkreasi sendiri juga boleh. Bebas. Sertakan juga buku Play and Learn dalam foto tersebut ya, Moms.
2. Follow akun Instagram @metahanindita dan @Stiletto_Book. Kalau nggak punya akun Instagram, like Facebook: Stiletto Book dan Facebook Meta Hanindita.
3. Unggah foto hasil hastakarya tersebut di media sosial, boleh Instagram atau di Facebook, sertakan hashtag #LetsPlayandLearnContest #PlayandLearn, lalu mention/tag Stiletto Book dan Meta Hanindita.
4. Beri caption atau cerita mengenai hasil hastakarya tersebut.
Setiap peserta boleh mengirimkan foto hasil hastakarya SEBANYAK-BANYAKNYA, asal beda-beda.
Periode lomba: 18 Agustus – 8 September 2015. Panjang kan, waktunya? :) Pengumuman pemenang tanggal 15 September 2015 di Facebook dan Instagram.
Masih panjang waktunya, masihbanyak kesempatannya. Ikutan yuk!

Menjemur Bayi

Saat melahirkan Naya dulu, saya sempat panik karena Naya kuning alias hiperbilirubinemia. Padahal saya tahu benar kuningnya Naya ini bisa jadi memang fisiologis alias normal pada anak. Tapi, namanya saja emak baru, panik sih memang sudah kewajiban sepertinya ya:p

Tambah panik lagi, karena tak sesuai teori, Naya justru semakin menguning semakin lama. Nilai biilirubinnya naik terus walaupun sudah difototerapi berulangkali. Eh, ini bukan mau ngomongin soal kuning pada bayi sih, karena saya sudah pernah menulis panjang lebar soal kuning ini.

Saya tetiba teringat soal kuning ini karena diminta menjadi narasumber mengenai menjemur bayi oleh tabloid Nakita. Coba deh dengar pendapat orang tua jaman dahulu. Bahkan bukan cuma jaman dahulu, jaman sekarang pun banyak, termasuk juga terkadang saran dari dokter spesialis anak. Kalau kuning, dijemur saja di sinar matahari, nanti bisa menghilang sendiri kok.

Benarkah?

(Jawabannya tidak:p)

Berikut ini adalah hasil wawancara yang dimuat di tabloid Nakita terbaru.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...