Thursday, July 25, 2013

Belajar Dari Anak Kecil

Tulisan ini bisa juga dibaca di web Ayahbunda.
Jangan lupa buat baca-baca tulisan lain disana yaaa, berguna banget lho:D
*
Anak kecilnya mama:')

Beberapa minggu yang lalu, saya stress luar biasa karena akan menghadapi sidang ujian. Saya juga jadi super sensitif, rasanya ingin sekali memasang tulisan ‘Senggol, bacok!’ di dada:p  Semua orang di rumah pun ikut kena getahnya. ART  saya omeli, babysitter dan bahkan Naya, anak saya yang masih berusia 2 tahun pun tak ketinggalan kena omel:(

Hal ini terjadi beberapa hari sampai suatu saat Naya ‘menegur’ saya. “Mama. Kok malah-malah telus sih? Kok engga senyum-senyum? Engga ketawa-ketawa kayak biasanya? Yuk main pelosotan sama kakak Aya bial senang, liang gembila lagi.”

Jleb. Duh, saya jadi tersadar betapa tidak dewasanya saya. Kok urusan di luar dibawa-bawa ke rumah, pakai ngomel ke semua orang rumah pula.
Saat itu juga saya belajar dari Naya untuk tetap senang dalam mengatasi masalah apapun. Lagipula, stress tetap tidak akan memecahkan masalah bukan? Jadi daripada menambah faktor risiko terkena penyakit, lebih baik saya menghadapi masalah dengan senyum dan tertawa. Persis seperti Naya yang selalu gembira setiap saat.

Sebelum menjadi ibu, saya merencanakan untuk mengajarkan anak saya kelak ini dan itu.  Tetapi ternyata setelah dua tahun menjadi ibu, saya menyadari kalau sebenarnya Nayalah yang banyak mengajari saya. Banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari anak kecil ini.

Saya belajar untuk tidak mudah menyerah dari Naya. Saya ingat, sewaktu Naya mati-matian belajar berjalan. Baru selangkah, jatuh, berdiri lagi berusaha berjalan lagi. Jatuh lagi, berdiri lagi. Terus begitu sampai akhirnya Naya lancar berjalan. Tidak ada periode ‘ngambek’ karena lebih banyak jatuh daripada jalannya. Coba kalau saya. Baru mendapat masalah sedikit saja, sudah ‘protes’ ke Tuhan dan ingin menyerah rasanya. Tidak jarang juga ‘ngambek’ dan akhirnya menghentikan segala usaha.

Saya belajar tentang kesederhanaan dari Naya. Tidak perlu membelikan mainan yang mahal harganya untuk membuat Naya bahagia, bahkan botol minuman bekas bisa dijadikan mainan oleh Naya. Coba kalau saya. Boro-boro ada label ‘bekas’-nya, kadang demi gengsi inginnya beli sepatu atau tas yang branded dan mahal harganya. Padahal sebenarnya secara fungsi sama saja dengan yang murah.

Saya belajar tentang memaafkan orang lain dari Naya. Suatu saat, Naya pernah digigit oleh teman sekolahnya. Ketika itu, Naya menangis dan bilang ke saya kalau temannya itu nakal. Tapi keesokan harinya, saya melihat Naya sudah bermain dengan teman tadi, tanpa dendam, tanpa mengingat-ingat kesalahan teman itu. Coba kalau saya. Kalau ada orang yang menyakiti saya baik sengaja maupun tidak, saya sulit sekali memaafkan orang tadi. Malah terkadang mencari kesempatan untuk bisa membalas perbuatannya.

Saya belajar untuk selalu jujur seperti Naya. Layaknya anak kecil lain yang masih polos, Naya selalu berkata jujur. Saya sendiri tidak tahu berapa persisnya kebohongan yang pernah saya buat, saking banyaknya:D

Saya belajar untuk punya imajinasi tinggi seperti Naya. Saya percaya imajinasi akan memunculkan kekreatifan yang dibutuhkan dunia saat ini. Saya sendiri selalu berpikir ‘inside the box’. Tidak seperti Naya, saya tidak pernah membayangkan keranjang cucian bisa menjadi ‘perahu’, talenan bisa menjadi ‘tablet-kayak-punya-mama’, atau kolong tempat tidur bisa menjadi ‘tenda kemah’.

Saya belajar untuk selalu penasaran seperti Naya. Naya selalu punya pertanyaan untuk apapun. “Ini apa? Kenapa? Gimana? Siapa “dan sejuta kata tanya lainnya. Tapi saya menyadari bahwa pertanyaan-pertanyaan itulah yang membuat Naya belajar segala hal baru di hidupnya. Sementara saya yang untuk mencari informasi tinggal mengetik di tablet, malas sekali untuk mengetahui atau belajar hal baru.

Saya belajar untuk selalu berpikir positif dari Naya. Karena kepolosannya, Naya tidak pernah berpikiran negatif kepada orang lain. Coba kalau saya. Terkadang saya bahkan berpikiran negatif hanya karena melihat penampilan luar seseorang. Selain itu, Naya selalu bisa melihat hal positif dibalik hal negatif. Misalnya saja saat lingkungan rumah saya mati lampu di malam hari. Saat saya ngomel-ngomel, Naya justru senang karena bisa bermain bayangan tangan menggunakan senter.

Saya belajar untuk tetap ingat ‘bermain’ di sela-sela kesibukan. Dengan bermain,
hidup akan terasa lebih menyenangkan dan semua masalah akan terasa lebih ringan. Sesekali bersikap kekanakan tidak ada salahnya kan? Sambil bermain dengan anak, kita juga akan merasa lebih fresh!

Saya yakin, banyak sekali hal yang bisa kita pelajari dari anak kecil. Sebagai orang dewasa, terkadang kita terlalu khawatir dan takut tentang banyak hal diluar kendali sehingga kesenangan dan keindahan hidup menjadi terabaikan. Seandainya semua orang belajar dan mengambil hal positif dari anak kecil, pasti lebih banyak yang akan merasa bahagia dibanding dengan yang stress atau depresi.

Terimakasih ya anak-anak untuk semua pelajarannya. Selamat hari anak!

“We don’t stop playing because we grow old. We grow old because we stop playing.” (Unknown)


Wednesday, July 24, 2013

Day 30. Yay!

Akhirnya selesai juga tantangan ngeblog dalam 30 hari ini. Alhamdulillah. Menyenangkan, karena pada akhirnya saya merasa 'dipaksa' untuk menulis setiap hari. Yang lebih menyenangkan saat melihat jumlah postingan bulan ini banyak sekali yay!

Di sisi lain, yang tidak menyenangkan adalah terkadang saya merasa 'terpaksa' menulis hanya demi memenuhi tantangan. Apalagi kalau tema yang diberikan tidak saya sukai, misalnya saja tema di hari kesekian mengenai resep:))

Anyway, lega sekali rasanya sudah memenuhi #30DaysBlogChallenge ini. Terimakasih bagi yang sudah setia membaca ya! :*

Tuesday, July 23, 2013

Day 29. Hopes, Dreams, Plans for Next 365 Days.

Sebenarnya saya sudah sangat bersyukur karena buat saya hari-hari yang telah berlalu di tahun 2013 ini sangat baik bagi saya dan keluarga. Tapi namanya juga manusia ya, engga pernah ada puasnya:p Kalau boleh berharap,inginnya sih 365 ke depan bisa jauh lebih baik dari sebelumnya:D

First thing first, saya sangat berharap mama, suami, anak, kakak-kakak saya dan keluarga besar termasuk saya diberi anugerah berupa kesehatan, umur panjang dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Beberapa kejadian yang saya alami akhir-akhir ini sungguh menyadarkan pentingnya kesehatan. Semoga kami termasuk yang beruntung diberi anugerah tsb oleh Allah SWT, amin!

Saya juga berharap semoga saya bisa segera menyelesaikan studi. Engga pasang target harus selesai juga sih, wong cutinya saja setahun kok minta lulus lebih cepat dari yang lain:p Tapi seengganya semoga saya bisa menyelesaikan tugas-tugas ilmiah maupun ruangan dengan lancar dan cepat:p

Saya berharap semoga gelar baru yang didapat suami bisa memberikan manfaat pada orang lain. Semoga suami juga semakin menyadari pentingnya hidup sehat dan berhenti merokok:p

Saya berharap semoga keluarga besar kami diperlancar rejekinya, dijauhkan dari orang yang berniat jahat. Semoga kebahagiaan selalu meliputi kami, amiiiiin!


Monday, July 22, 2013

Day 28. A Year.

3 days to go to finish this #30DaysBlogChallenge!
Owkay, today’s theme is about this year in a great detail.

What can I say about the year 2013?
Well, I guess nothing much happened in 2013 so far. But I still have 5 months to go before this year end, so I will just write about everything happened in the last 7 months.

In January, I had something terrible happened. I had Dengue Hemorrhagic Fever and were hospitalized in the hospital. To make it worse, not only me, my babysitter, my maid were also had the Dengue and also were hospitalized. My husband was not in the city, so I had to ask my mother to look after Naya. I was really shocked to know that after I discharged from the hospital, Naya had fever as well. Alhamdulillah, it turned out to be a-common-viral-thing. Moral of the story, I realized that sometimes as a doctor, I didn’t rest so well, I didn’t pay attention to my own health and my environment. I felt that this month was hard, I don’t wanna to face such a thing anymore.

In February, I worked in the Emergency Department. It was 24 hours a day, 7 days a week, and 28 days a month of working. I was soooo  busy I couldn’t write anything in my blog. I was exhausted, and stressed out. But Alhamdulillah, this too shall pass right?:D I could pass it very well. Moral of the story, I loose weight!:)) and it turned out that being in the Emergency Department helped me a lot to wean the breastfeeding process:D

In March, I was busy, but not as busy as before. I prepared Naya’s 2nd birthday which the theme was Hello Kitty. I went to the mall a lot this monthJ)))))
And I have a short escape to Jakarta. Not only for very-short-holiday, but I accompanied my mom to the doctor for check-ups. I also had a photoshoot in Ayahbunda Magazine. Well, me and Naya actualy:D

In April, I worked in Balung, Jember for a month. Although I considered Balung as a remote area where no mall existed, actually it was fun! I spent a whole month with Naya there. Naya was so happy to see cows, goats, rabbits that rarely could be found in Surabaya. The Ayahbunda Magazine where Naya and I featured as cover was published. I were so happy I thought this could be my highest achievement this year:D

In May, there was no highlight I guess. Everything ran well, everybody was owkayJ To be honest, I could not remember what did I do or what was up this month:p But I do remember that I was busy as hell to prepare my examination. I would have one in July:D Ah, I remember one more thing! My publisher told me that they were starting to edit my book, and hopefully my next book would published immediately *fingers crossed*

In June,  I finally faced the examination. It ran very well actually, surprise surprise!:p Anyway, another highlight for this month, my mom came to Surabaya. I was so excited and happy! It was like a week full of mall-journey:p
I really missed the moments with her. Gossiping, shopping, or simply just playing with Naya. And in this month, I got interviewed by Jawa Pos:D

In July, the Jawa Pos where I had the interview was published. I was so surprised to know that I was featured on the front page! Awww. Thank you, Jawa Pos! I started to do my research on Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin –don’t even ask:p-, I collected samples, I went here, I went there, and all the stuffs. Its kinda tiring, but i do hope it will help me to graduate ASAP!:p
I had a family trip this month, the first time in our life as a family:D

Alhamdulillah for all these times ya Allah, i hope days ahead will be better, amin!

Day 27. A Month.

In a great detail, i must say that this month is pretty cool!

I work in general pediatric outpatient clinic this month with my 2 friends, so kinda owkay. Imagine the last 2 months, when i was alone there-_____-"

I got featured in Jawa Pos, i had a family trip to Taman Safari 2, my husband finally graduated as an obstetrician/gynaecologist, Naya saw Hello Kitty, yesss, i really must say July was-and is-super nice to me!:)

Sunday, July 21, 2013

Taman Safari 2









Keinginan untuk mengajak Naya berlibur sebenarnya sudah lamaaaa sekali ada. Tapi ya harap maklum, waktu jadwal sang emak agak lengang, giliran babeh yang sibuk. Giliran emak yang sibuk, babeh ya tetap sibuk. Jadi, liburan keluarga? Apaan tuh?

Kalau saya ingat-ingat, sejak menikah dulu saya dan suami belum pernah berlibur lho! Bahkan usai menikah, kalau pasangan lain berhoneymoon, saya malah jaga malam di rumah sakit persis H+1, esoknya langsung ditinggal suami dinas keluar kota selama sebulan-_-"

Kami bertiga dengan Naya pernah ke Semarang selama 2 hari sewaktu Bapak saya meninggal, tapi tentu saja saat itu bukan untuk berlibur. Saya dan Naya juga pernah ke Bandung saat saya seminar. Tetap saja bukan berlibur. Waktu kami berdua ke Jakarta pun bukan untuk berlibur. Jadi praktis, kami belum pernah berlibur sekeluarga.

Alhamdulillah, sejak 2 minggu lalu babeh sudah resmi menyelesaikan pendidikannya dan berhak menyandang gelar Sp.OG. Dan setelahnya-akhirnyaaa ya Allaah- libuuuuuuur! Yeaaaah!

Karena liburnya 'hanya' seminggu sebelum Surat Ijin Praktek keluar dan akan sibuk kembali, saya setengah memaksa suami untuk mengajak Naya berlibur. Kebetulan, jadwal saya bulan ini agak sedikit bersahabat. Bisalah mencari jadwal kosong saat weekend yang biasanya selalu penuh.

Inginnya sih berlibur ke Bandung atau Bali. Yeah I wish:p Tapi karena ternyata jadwal kosong saya dan suami hanya 1 hari-ngenes ya-, jadi tujuan kami yang dekat-dekat saja, Taman Safari 2 di Prigen, Pasuruan.

Sehari sebelum hari-H, saya sudah mulai mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk baju ganti dan makan minum Naya. Kebetulan, saya dan babysitter Naya sedang tidak berpuasa:D

Pada hari H, saya berangkat dari rumah jam 3.30 pagi untuk siaran radio. Usai siaran jam 7 pagi, saya sudah dijemput suami dan Naya, siap berangkat menuju Taman Safari 2.

Di luar perkiraan, jalan sangat sepi. Surabaya-Prigen yang menurut bayangan saya bisa mencapai 3 jam ternyata berhasil kami tempuh dalam 1 jam saja! Padahal hari Minggu lho! Mungkin karena bulan Ramadhan dan liburan sekolah sudah usai ya.

Sampai disana, kami sempat menunggu karena Taman Safari belum buka. Jam operasionalnya adalah mulai jam 8.30 pagi. Kebetulan Naya memang masih tidur. Saya manfaatkan waktu tunggu tadi untuk belanja buah-buahan yang relatif lebih murah dari di Surabaya. Memang dasar emak-emak:p

Tepat pukul 8.30, Naya bangun dan kami mulai memasuki area Taman Safari 2. Tiket terusan untuk dewasa adalah 110 ribu/orang, sementara Naya dibebaskan dari tiket masuk. Tiket terusan ini bisa digunakan untuk wahana apapun di dalam. Kenyataannya, kami tidak naik wahana apapun karena kebanyakan untuk anak yang lebih besar dari Naya:)))
Walaupun begitu saya sama sekali tidak merasa rugi membayar sekian:D

Naya sangat antusias melihat binatang-binatang yang selama ini hanya bisa dilihat lewat buku saja, terutama elephant, giraffe, bear dan monkey. Tak lupa sejuta pertanyaan pun keluar dari Naya. Misalnya, "Ma, kenapa kok gajahnya bobo telus?", "Kok ekornya halimau goyang-goyang telus ma? Kenapa?", "Kenapa kok lusa ada tanduknya? Kakak Aya kok ga punya tanduk?", "Pa, kok giraffe tinggi sekali? Minum susu juga ya?" Dst dst, benar-benar never ending deh!

Naya juga sangat bersemangat memberi makan gajah. Tidak menangis sedikit pun lho selama di Taman Safari.
Suami yang niat banget foto-foto sengaja membawa kamera DSLR dan tripod supaya kami bisa berfoto-foto seru.

Kami ke kawasan Baby Zoo untuk berfoto dengan bayi binatang. Yang pertama kami berfoto dengan Vina, seekor bayi harimau berusia 7 bulan. Kemudian kami berfoto dengan Kirana, bayi harimau putih berusia 4 bulan. Biaya yang harus dikeluarkan adalah 10ribu/orang.








Kami juga bersemangat pergi ke Articland untuk melihat pinguin. Sayang sekali, wahana tersebut sedang direnovasi:(

Ada taman reptil, taman burung, area kangguru sampai jembatan buaya yang kami kunjungi. Naya sangat antusias melihat semuanya.

Oh ya, bagi yang membawa anak balita, bisa mencoba berbagai permainan yang ada seperti untang-anting, kano kayuh, seped layang, kereta api, dan lain-lain. Ada juga rumah hantu dan sinema 4D yang seru! (Ini sih saya engga ikut masuk, cemen:p)





Tersedia juga berbagai live show yang sukses membuat kami tergelak seperi pertunjukan orang utan, gajah sampai burung. Lucu-lucu deh!

So far, saya sangat puas bisa berlibur singkat ke Taman Safari 2. Tempatnya bersih, luas, petugas yang sigap dan fasilitas yang lumayan lengkap.
Kalau ada waktu lagi, saya mau banget ke Taman Safari 2 lagi!

Tips buat yang ingin berlibur kesini:
1. Jangan lupa pakai sunblock dan topi. Kebetulan saat saya kesana cuaca sangat mendukung. Mendung dan tidak terik. Jangan lupa juga membawa payung.

2. Untuk yang membawa anak, stroller sangatlah disarankan. Capek juga gendong anak kemana-mana.

3. Makanan dan minuman banyak dijual di dalam area, tapi tidak ada salahnya membawa bekal dari rumah.

4. Pastikan membawa jadwal live show yang dibagikan di depan gerbang. Bermanfaat banget lho!

5. Bawa baju ganti. Siapa tahu dipipisi harimau saat berfoto bersama:p

6. Supaya terasa nyaman, hindari peak season seperti waktu liburan sekolah kalau ingin kesana.

7. Yang terpenting, jangan lupa bawa kamera! Charge sampai penuh sebelumnya ya:D

Saturday, July 20, 2013

Studio Foto Anak Surabaya

Gegara semalam dicolek teman yang nanya-nanya soal studio foto di Surabaya, saya jadi ingat punya PR mereview studio foto nih! Semoga berguna ya buat yang ingin mendokumentasikan perjalanan hidup #halah anaknya:)

Saya sendiri memang rajin sekali mengajak Naya foto di studio. Sebenarnya alasan awal adalah sewaktu Naya lahir, saya terpikir ingin mendokumentasikan Naya setiap bulannya mulai newborn sampai usia setahun dan dijadikan kalender. Kayaknya lucu deh melihat muka Naya yang masih berubah tiap bulan:D

Foto di studio pun awalnya tidak pernah ada dalam opsi saya. Mahal cyiiin, mending dipakai untuk membeli keperluan lain yang lebih berguna. Untungnya suami saya adalah seorang fotografer. Peralatan perangnya cukup lengkap kalau hanya sekedar untuk memfoto Naya. Suami pun akhirnya menyetujui rencana saya.

Sayangnya ada satu hal yang luput dari planning saya ini. Waktu. Suami saya yang masya-Allah-sibuknya-engga-karuan-ampun-ampun ini jarang ada di rumah. Beberapa hari sehabis saya melahirkan Naya, suami malah bertugas di Kalimantan untuk 2 bulan. Kemudian baru pulang sebentar, sudah berangkat lagi ke Nusa Tenggara Barat untuk 2 bulan. Lah apa kabar rencana foto tiap bulan?

Dengan peralatan fotografi yang segambreng, akhirnya saya memutuskan untuk belajar memotret. Tapi bagaimana yaa, mungkin naluri saya sebagai banci foto tidak bisa didustai. Saya lebih suka ada di depan daripada di belakang kamera:p

Yaaah..rencana tinggal rencana. Studio foto profesional jawaban akhirnya:D untung, banyak diantaranya adalah milik teman-teman saya sehingga saya mendapat harga khuussssuusss sekali, bahkan gratis:))

Setahun terlewati, kalender berisi foto-foto Naya akhirnya dijadikan souvenir saat Naya berulangtahun. Tapi, foto tiap bulan tidak berhenti sampai disana karena percaya atau tidak, banyak keluarga yang tetap meminta foto Naya tiap bulannya (terutama mama saya). Jadilah sampai sekarang, Naya masih saja berfoto serius bulanan. Kalau yang engga serius sih tiap hari:p

Saya review beberapa studio foto di Surabaya yang biasa memotret mulai maternity alias kehamilan, newborn, baby, kids sampai family yaaa.

1. Pyara Artworks
Jl. Jemursari No.103, Surabaya
(031) 8410333

Owner merangkap fotografernya adalah teman lama saya yang sangat multitalented. Carol jago berbisnis, hebat juga dalam segala macam bidang seni. Saya pertama kali difoto Pyara pada saat hamil. Kemudian sessi newborn Naya dan family portrait pertama kami juga difoto Pyara. Carol sangat sabaaaaar dalam menghadapi kliennya, dan sangat komunikatif. Hasil fotonya menurut saya super classy:) Boleh dilihat gallery foto-fotonya:) Setiap melihat koleksi foto prewedd Pyara, saya ngiler deh ingin foto prewedd lagi. #eh postwedd kali yak namanya:p
Price by request.

2. Umino Photography
Jl. Klampis Anom 4 No. 22, Surabaya

Saya kenal Hendy Wicaksono, owner dan juga fotografernya jauuuuh sebelum mempunyai anak. Namanya tentu sangat dikenal oleh orang-orang fotografi Surabaya. Selain prewedding dan wedding, Hendy pun melebarkan sayap untuk pemotretan maternity, newborn, kids dan family lewat nama Umino. Sebagai seorang bapak, Hendy punya kemampuan untuk menghadapi anak-anak:)

Oh ya, Umino juga menerima home photo session. Terkadang orangtua ketakutan mengajak bayinya yang baru lahir untuk berfoto di studio. Jangan khawatir, Umino bersedia 'mendatangkan' studio langsung ke rumah. 

Biaya untuk 3 jam sessi pemotretan adalah Rp. 3.500.000,00 dan sudah include album magazine 20x20 sebanyak 20 halaman.


3. Little Tree Photography
Jl. Jemursari 85A, Surabaya

Studio ini adalah langganan saya hampir setiap bulan:) Ko Fandy sangaaaat sabar dan baik. Naya saja suka lho dengan ko Fandy:)) Tema yang bisa dipilih ada banyak, dan tidak dibatasi waktunya.
Ini merupakan pricelist terbaru yang saya tahu.
Paket Basic Studio I 
* 3 Foto @5R 
* 1 Tema / background
* Penambahan perfoto 50rb 
* Harga 400rb
Paket Basic Studio II 
* 6 Foto @5R 
* 2 Tema / Background 
* Bonus cetak 10R desain 1 lembar 
* Penambahan perfoto 45rb 
* Harga 600rb
Paket Basic Studio III 
* 8 Foto @5R 
* 3 Tema / Background 
* Bonus cetak 10R desain 1 lembar + Pigura 
* Penambahan perfoto 40rb 
* Harga 800rb
Paket Basic Studio IV 
* 14 Foto @5R 
* 4 Tema / Background 
Harga 1.200rb
  4. Bumble Bee Photography
Jl. Dharmahusada Indah, Surabaya

Studio foto ini adalah yang paling dekat dengan rumah saya. Tema yang bisa dipilih ada banyak dengan property yang lumayan lengkap dan lucu-lucu. Fotografernya sabar dan baik:)
Ce Novi sangat komunikatif:)

Basic (6 foto) Rp. 800rb
Regular (14 foto) 1.500rb
Premium (21 foto) 2.500rb

5. Jonas Photo
Jl. Slamet No. 15 Surabaya

Dulu, saya hampir setiap bulan berfoto di studio Jonas Bandung:)))) Hahaha iyeee iyee saya emang banci foto dari dulu ah:p
Di Bandung, Jonas adalah studio foto terbaik menurut saya. Hasil fotonya bagus, harganya sangat-sangat terjangkau dan tempatnya dekat dengan sekolah saya. Begitu tahu di Surabaya ada Jonas juga, saya segera mencoba berfoto disini, waktu itu dengan sahabat-sahabat saat kuliah. Errrr.. jujur menurut saya hasilnya jauhhh dengan Jonas Banda di Bandung. Tapi mengingat harga yang terjangkau, okelah;)

Disini pun ada beberapa paket foto untuk bayi dan anak. Khusus untuk bayi, ada kostum binatang yang bisa disewakan. Saya lupa berapa harga persisnya tapi kurang lebih sekitar 99rb (Untuk 3x foto) sampai 129rb (untuk 5x foto). Property yang ada lumayan banyak, tapi yang agak kurang buat saya adalah fotografernya yang agak kurang sabar menghadapi anak-anak. Yaaa wajar sih, kalau melihat antrian orang yang ingin difoto begitu panjang.

Worth trying kok!:)

Saya sebenarnya masih punya banyak rekomendasi studio foto anak di Surabaya, nanti saya buat part 2-nya yaa.. Sabar:p

Day 26. A Week.

In a great detail:D

On Monday, i dont remember in detail what i did. But since i dont think there was any highlight on Monday, i guess Monday was just another day for me. I worked in the hospital until afternoon, came home to play with Naya and did my journal presentations.

On Tuesday, i went to hospital early because my patient would have his surgery. After that, i worked in the outpatient clinic, and did my routines.

On Wednesday, i had my night shift in the hospital. It was pretty hard, since we got a new conjoined twins arrived. I was busy preparing this and that, i was busy observing that and this. I barely slept, and i felt exhausted.

On Thursday, i worked until afternoon in the outpatient clinic. I was sleepy all the time due to lack of sleep the other night. When i got home, i straight went to bed and faint:p

On Friday, probably you've already read it in the former post, i went to the outpatient clinic, went home, worked on my homeworks, played with Naya, and went for shooting in the SBO Tv.

On Saturday, which is today. I play with Naya all day long. I have some buka-bareng schedules but i havent made up my mind which one to go:D

On Sunday, tomorrow i will have to walk on-air aka broadcasting shift in my radio, and we are going to go to Taman Safari Prigen! Woohoooo, cant hardly wait:D I will post it soon, promise;)

Day 25. Today.

In a great detail, today was kinda awesome!:p

I woke up at 3 AM after faint due to night shift the night before. Me and husband had sahur together, and after that i sat in the front of laptop trying to finish my journal presentation. I went to the hospital at 6 AM. Actually, my shift started at 7.30 AM, but if i wanted to have a parking lot for my car, i gotta come very early i have to wait for one and a half hour.I really hope that someday this parking-lot-issue would be managed very well. *fingerscrossed*

I worked in the general pediatric outpatient clinic until 1.30 PM. I had some patients, mostly were having fever, diarrhea, and common cold. But i did have one patient with severe malnutrition. He was 5 years old, but weighted only 10 kgs! At the first time i saw him, i thought he was as old as Naya. His parents were actually not that poor, but i think they were not enogh educated. He was breastfed since born until now, without any supplementation, and he was never eating anything! It really broke my heart to see this little boy could not even bare his own weight. He could not stand by himself, he could not walk, he could not sit either:'(

Anyway, after finishing my duty there, i took blood and urine sample of a patient for my research. Then i went home. I had a promise to Naya that i would take her to the mall. So there we went just for some minutes.

An hour before ifthar time, i went to Graha Pena to have a talkshow where i were the host. Its been a long time since my last shooting;) I was a lil bit nervous, but i think i did it well:)
The talkshow was about health, there were so many questions came up from the audience bu phone. Its kinda fun. Geezzz i missed shooting!:p

There was my day in a great detail;)

Thursday, July 18, 2013

Day 24. Naya.

Ada anak kecil, baru selesai mandi sore. Masih acak-acakan rambutnya karena belum sisir, tapi minta difoto. Siapa pula yang ngajarin gaya centil model begini?:))

PS: Tema hari ini--> whatever tickles your fancy:p

Wednesday, July 17, 2013

Day 23. A Youtube Video.

Have you ever heard about The Nelwans?
They are the new youtube-rities, celebrities that were found from Youtube.

Several weeks ago, i searched for a cover version of Maroon 5's song Payphone in the youtube and i found their cover version. Its awesome! They are still young, gorgeous and have good voices.
I even think that they could sing a better version than the original singer. Ooops, sorry my dear Adam Levine!:p

Meet Athina, Bianca and Christoffer Nelwan. The two formers are twins, while the only boy there s their youngest brother. If you see them, probably it will feel like dejavu. You think you might be knowing them somewhere before. Well, probably you're right. Athina and Bianca along with Shinta, have a girls vocal group named Aiko and have their own single and video clip. Athina had also several times performed in Symphony Metro TV. While Chris joined the Laskar Pelangi Musical couple years ago.

The Nelwans already have their own single, "Hey You", and they were invited to perform in TV show such as Dashyat or Sarah Sechan. They're cool!

Go check out their youtube videos!:)

Tuesday, July 16, 2013

Day 22. A Website.

Its still 8 days to go before i could finish my #30DaysBlogChallenge. Well, i never thought i could be this far:D

Anyway, i know today's theme is about a website. But please allow me to modify it a lil bit to be some website(s):) Everyday, i always connected to internet. Not only to check my emails (Some are not connnected to the Blackberry device), but sometimes to check my blog out, to do the blogwalking, or simply just to surf the internet.

There are some websites that i'd like to visit, beside mine here of course:p

1. www.Ayahbunda.co.id
   Have you ever visited this website? It contains a lot of parenting informations which are very
   useful, especially for newbie parents like me:p
   The design is very colorful, cute and its also user-friendly.

2. www.theurbanmama.com
    This website also offers some informations about parenting or motherhood. But the different from
    the former is its forum. The informations are given from other mothers' experiences:D

3. www.mommiesdaily.com
 
4. www.katespade.com
    :)))))  Ive been waiting for Kate Spade surprise sale that could be anytime! I dont wanna miss it 
    since im deeply in love with one of their collection:D 


How about you? What website do you like to visit?

Monday, July 15, 2013

Ocehan Naya

Sehari sebelum sekolah dimulai, Naya mendatangi saya yang baru saja bangun  tidur dan sedang menghirup udara pagi di teras rumah. Naya menggeret tas koper kecilnya dan memakai tas plastik sebagai topi.

Naya: "Mama, kakak Aya pulang kampung ya!"
Meta: "Hah? Pulang kampung? Emang kampung kakak dimana?"
Naya: "Di Galaksi Mol."
:))

Lain kesempatan,
Naya: "Mama, kakak Aya mau pelgi. Jauuuuh sekali. Jangan dicaliin ya. Im gonna miss you ma. Bye-bye!"
Meta: "Lho? Kakak mau kemana?"
Naya: "Ke bulan!"
Meta: "Ngapain ke bulan kak?"
Naya: "Mau ambil bintang buat mama sama papa!"
Meta: :')
Lalu, sambil jinjit Naya 'pergi' ke bulan.
Meta: "Kak, kenapa harus jinjit sih?"
Naya: "Kan bulan jauuuuh ma. Kalau engga jinjit nanti engga nyampe2!"
-_____________________-"

Saat sedang ada pertunjukan Hello Kitty, saya -tentunyaaaa!- mengajak Naya kesana. Naya senang sekali melihat tokoh idolanya bernyanyi-nyanyi sambil menari-nari. Waktu itu ada Meet and Greet juga. Yang ingin ikut harus menyerahkan struk belanja senilai 500 ribu dalam satu hari atau membayar 150 ribu rupiah. Karena menurut saya harga tersebut mahal dan tidak sebanding, saya membujuk Naya untuk tidak ikut berfoto. Untungnya kakak Naya mengerti dan rela tidak berfoto dengan si Kici:')

Keesokan harinya, saya kebagian dinas jaga malam. Saya masih menelpon Naya yang menerima dalam keadaan baik-baik saja. Masih bernyanyi riang dan cerewet seperti biasa. Setelah laporan pagi esoknya, saya juga masih sempat menelpon Naya yang sehat walafiat.
Namun, setelah beberapa lama, babysitter Naya menelpon saya melaporkan Naya agak demam. Saya meminta babysitter untuk meminumkan Paracetamol untuk Naya.

Sejam setelahnya, saat saya sedang memeriksa pasien, babysitter kembali menelpon. Ketika saya angkat, babysitter Naya teriak histeris dan menangis. "Ibuuu, kakak kejang!".
Saya yang panik, langsung lompat dari meja pemeriksaan, meninggalkan pasien yang sedang saya periksa (ironisnya juga baru saja kejang), menitipkannya ke rekan kerja, dan ngebut pulang.

Sepanjang perjalanan, saya menelpon babysitter dan memberikan perintah seperti 'Jangan diberi minum apa-apa", "Kompres air hangat', sampai "Sekarang menangis engga mbak?"
Sampai di rumah, saya mengecek suhu tubuh Naya yang hampir 40 derajat. Saya sendiri tidak begitu khawatir karena tahu persis riwayat suami yang sering kejang demam sewaktu kecil. Naya tidak batuk, pilek, mencret atau sakit apapun. Hanya panas. Saya sempatkan diri menanyakan babysitter bagaimana kejang Naya. Setelah saya analisis, sepertinya memang bukan kejang tapi menggigil.

Walaupun begitu, Naya terlihat lemas sekali. Mau tidur terus, tidak mau makan, tidak mau minum. Suami saya yang sedang berada di Jakarta untuk ujian nasional, menelpon dan -literally!- memohon kepada saya agar membawa Naya ke rumah sakit. Kemudian saya ajak bicara Naya yang masih dalam keadaan lemas. Saya perbolehkan Naya makan dengan kerupuk, eskrim dan susu cokelat yang biasanya sangat saya batasi. Saya lihat Naya mau makan walaupun sedikit. Saya yakin tidak ada urgensinya membawa Naya ke rumah sakit. Akhirnya, saya bilang ke Naya "Kak, kakak mau foto sama Kici ya? Kalau mau boleh, besok ya! Tapi kakak engga boleh sakit, harus mau makan minum yang banyak kaya biasanya."

Waktu itu Naya mengiyakan. Asal 'Makannya disuapin mama ya. Mau makan soto sama kelupuk."
-__________________-"

Ajaibnya, setelah itu panas Naya langsung turun, dan Naya mulai aktif -baca:cerewet- seperti sedia kala. Ya ampuuuun, ngidam mau foto sama Kici saja sampai bikin orang rumah jantungan kak!
Saya sampai merasa bersalah karena tidak membiarkan Naya foto dengan Hello Kitty sebelumnya. Maaf ya kak:') Saya juga penasaran sebenarnya Naya sakit apa sampai panas tinggi dan"kejang" segala. Ah tapi engga pentinglah ya, yang penting Naya sudah sehat!:)

Memenuhi janji, esoknya saya langsung membawa Naya ke TP untuk melihat Hello Kitty show dan mendaftarkan Naya meet and greet dengan Hello Kitty.
Naya sangat bahagia melihat Hello Kitty, sewaktu antrian meet and greet dibuka, Naya tidak mau ditemani. "Mama disana aja. Yang foto sama Kici kakak sendili aja. Mama engga usah. Belani kok!"
Walaupun paling kecil sendiri, Naya dengan berani dan sabar menunggu dalam antrian. Begitu sampai gilirannya, Naya lari ke atas panggung dan langsung memeluk erat-erat Hello Kitty. Wow.

Saya melihat dari jauh, Naya senang sekali. Benar-benar priceless. Uang sekian rupiah yang awalnya sayang saya keluarkan menjadi tidak ada artinya dibanding kebahagiaan yang terlihat di muka Naya:)
Turun dari panggung, Naya justru terlihat sedih.
Naya: "Mama, kakak sedih. Sedih sekali."
Meta: "Lho kenapa? Kan sudah ketemu Kici?"
Naya: "Kici engga mau ngomong sama kakak. Tadi kakak tanya. Kici lumahnya dimana? Jauh? engga dijawab."
Meta: *kaget* "Terus?" *speechless*
Naya: "Kakak tanya lagi. Kici suka soto engga? Engga dijawab juga. Telus kakak tanya sekolahnya Kici dimana? Engga dijawab juga:("

Sejak saat itu, Naya tampak sediiiih sekali. Seperti layaknya ABG yang dicuekin sang gebetan mungkin ya:))))

I heart you, kakak Aya!:*

Day 21. A Recipe.

Yeah, I know im a lil bil late to post this today. Im sorry, but it took a long time for me to think what kind of recipe did i make. And after that long time, im sure that there is no recipe ive made this far:))

I dont cook. I dont like cooking. And i dont think there will be any reason for me to make a recipe. Any recipe. Sorry:@

I think the only 'resep' i made is the one that not for cooking but for medication aka resep obat:))
I really hope i could pass today's post. Really:D

But, i think again about it and i realize that there is no obligation that A recipe MUST be your own recipe. So it could be anyone's recipe, dont you think? I will post a recipe i get from here to make Chocolate Balls:D

Bahan :
1. 200 gr biskuit mari regal (digerus halus)
2. 2 sendok makan coklat bubuk
3. 50 gr kacang mete panggang (dicincang kasar)
4. 150 gr gula halus
5. 2 sendok makan mentega
6. 75 cc rum (jika suka)
7. Meises coklat atau butiran coklat warna warni
Cara membuat :
1. Satukan dan ratakan seluruh bahan-bahan kering
2. Masukkan rum, susu coklat dan mentega, lalu aduk aduk rata
3. Ambil adonan lalu dibentuk menjadi bulat sebesar bola ping pong dan gulingkan ke dalam meises
4. Simpan dalam lemari es selama 30 menit dan sajikan bola bola coklat di mangkuk kertas kecil
voila! Bola coklat nan manis siap disajikan!^^

This is it!

Friday, July 12, 2013

Day Nineteen. A Talent of Yours.

Errrr.. I spent a lot of time to write on this post. I got a little stuck on thinking what talent that i have. Seriously:/

I cant draw, or cook, or sing-even though i really wish i could!- I cant dance either. How about sport? Meh. Dont ask me!:p I like to play piano, but i dont think i could play piano that good to tell that i have a talent in it:D

Well, I’m not exactly sure if you’d call this a talent:p But i think my talent is fast-reading and fast-writing. Errrr.. do  you think you can call it as talent?:p

I could write really fast, as well as i could read very fast. I found this helpful in my works, as doctor or as announcer/presenter and blogger:D

Is it called talent?:D

Thursday, July 11, 2013

Day Eighteen. Allano Baby Lotion.


Beberapa hari lalu, saya baru saja mendapat kiriman sepaket perawatan kulit untuk anak dari Allano Baby. Packagingnya imut, dengan pouch warna pink yang sangat cocok kalau mau dijadikan kado. Selain pink, paket perawatan kulit ini juga tersedia dalam warna biru muda.

Paket ini terdiri atas Allano Baby Bath, Baby Diaper Rash Cream, Massage Oil, dan Baby Lotion. Masing-masing item dikemas dalam botol simple yang bergambar aneka binatang lucu seperti jerapah, panda, sampai paus.

Kesan pertama saya ketika pertama kali membuka pouch ini adalah harum! Wanginya lembut sekali, cocok dipakai untuk anak dan tidak membuat pusing yang menghirup hehehe.

Saya memulai mencoba menggunakan Baby Lotion untuk Naya. Saya suka sekali dengan wanginya. Lotion ini juga tidak lengket di tangan. Awalnya saya mencoba mengoleskan sedikit dulu lotion ini ke tangan Naya. Setelah menunggu beberapa lama dan jelas tidak ada reaksi alergi, barulah saya oleskan lebih banyak ke kaki dan tangan Naya. Maklum, kulit Naya sensitif sekali.

Beberapa hari menggunakan lotion ini,saya bisa melihat perubahan pada kulit Naya. Lebih lembut, halus dan lembab. Yang paling mengejutkan buat saya, bekas gigitan nyamuk di kulit Naya yang biasanya butuh waktu lama untuk hilang, bisa cepat memudar setelah memakai Allano Baby Lotion.

Akhirnya saya juga ikutan memakai Allano Baby Lotion ini deh! Kulit saya yang cenderung kering dan sensitif juga terasa lebih lembab setelah beberapa hari menggunakan Allano Baby Lotion. Saya yakin ini karena kandungan organic olive oil yang memberikan kelembaban pas untuk kulit. Selain itu Allano Baby Lotion juga mengandung Panthenol yang turut menjaga kelembaban dan kelembutan kulit.

Dengan ukuran 240 ml, saya pikir harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Apa ada yang sudah pernah mencobanya? Jangan lupa berikan testimoni sekalian ikutan lomba foto anaknya ya! Informasi lebih jelas bisa dilihat di www.sehatplus.com/AllanoBaby, atau follow twitternya di @SehatPlus dan www.facebook.com/sehatplus . Kesempatan masih terbuka lebar sampai tanggal 20 Juli 2013 lho!
 

Wednesday, July 10, 2013

Day Seventeen. An Art Piece.

I saw this picture on pinterest and thought that its a cool art piece! I would LOOOOVE to have it as my bookshelf:)

Tuesday, July 9, 2013

Day Sixteen. A Song That Makes Me Cry.

Hmphh.. today's challenge theme is a little bit difficult for me since i never cry easily, especially to a song!:p

But i remember there was a song that made me cry a long time ago.
It was our former first lady's funeral when all the televisions broadcasted this ocassion lively. Ibu Tien Soeharto was known as a humble and kind lady. And her funeral was beautiful, with 'Gugur Bunga' sang everywhere. I dont know whether was it the song or what, but i cried to hear that song played at that time:)

I dont remember any song that could make me cry. If i did, i would loveee to update this post later:)

Monday, July 8, 2013

Day Fifteen. A Fanfic.

Fanfic or fanfiction is broadly-defined fan labor term for stories about characters or settings written by fans of the original work, rather than by the original creator. (Source: here)

I have read a fanfic, the only one i think:p Its a fanfic of Harry Potter. I got it from a friend, and curious about what fanfic was all about. IMHO, the one i read was not good at all. Its faaaaar away from the original author, JK Rowlings.

I never read any fanfic until now:)

Sunday, July 7, 2013

Day Fourteen. A Non Fictional Book.

Beside those fictional books which are the most genre of books in my bookshelf, i also read some non fictional books. One of my fave would be the 'Trilogi Novel Inspirasi Dahlan Iskan."
One of the Trilogy.

Dahlan Iskan, our minister for state-owned enterprises is very inspiring. Long time ago, when he was not as famous as he is now, i had an opportunity to meet him as the owner of media group i worked in. He was very humble, and did inspire me in some ways. I remember what i thought at that time. "This person, with his great mind and great ideas should be one of Indonesia's leader to bring Indonesia to a better country."

So i was not surprised to know he was chosen as the CEO of Indonesia's State Electricity Company, and later as Indonesia's Minister.

Read his biography would be really inspiring and heart-warming!:)

Saturday, July 6, 2013

Day Thirteen. A Fiction Book.

Have I told you how in love am I with Enid Blyton's books?

Since today theme is about a fiction book, I will write about one of my Enid's fave book. Actually its been a fave of mine ever:D

The title is The Family At Red-Roofs or in Indonesia, Rumah Beratap Merah. 
 Its about a family that consists Mr and Mrs Jackson, Molly (16 yo), Peter (14 yo), Michael (11 yo) and the youngest Shirley (9 yo). They live in a red-roofs house that described as a "little-washed house" which "seemed to smile in the warm sunshine".

They were a happy family until their mother became ill and was taken to the hospital for surgery. And to make it worse, their father's ship sank in his job-related journey. Without their parents, they have to take any work they can find. A help arrives in a form of Jenny Wren, their nanny who is very straight but really nice to them. Another help arrives in form of Jackdaw who comes to tend garden.
This book really shows us about family values, heart-warming, and a nice story about how a family could fight against all odds and stay strong together.

I cried everytime I read this book, and I never got bored with it. It has a happy ending, something that i really like:p I think this book should be on the Must-Read list for everyone. Well, im definetely will ask Naya to read this book later. I gave my four thumbs up!

Friday, July 5, 2013

Day Twelve. Featured on Jawa Pos!

Its still for #30DaysBlogChallenge:)

Since the theme for day-12 is whatever tickles my fancy, i would like to write about something interesting happened in my life recently. I was featured on front page of Metropolis, Jawa Pos two days ago!

Couple days before, i was interviewed by a lovely young lady who is a journalist of Jawa Pos, the biggest newspaper in East Java and also one of Indonesia's major newspaper. The interview, as well as the photoshoot, was held in my radio's studio, DJ FM.

It was an-hour-full-of-laugh interview. I told her about my personal story, how did i become an announcer, a presenter and how i managed my time in the radio, television, hospital and of course, as a mother and wife.

This is the complete version of the newspaper.


Thank you Dinda for the article, its nicely written;)

Thursday, July 4, 2013

Day Eleven. A Photo of Me Taken Recently.

I took this picture with my iPad last week when i was broadcasting in my radio. I was singing my fave song outloud and decide to take a picture after:p

Wednesday, July 3, 2013

Lomba Untuk Anak


Saat ini, lomba yang diperuntukkan bayi atau anak dapat kita temukan dengan mudah dimana-mana. Mulai lomba foto, lomba bayi sehat, lomba merangkak, lomba menggambar, lomba menyanyi sampai lomba fashion show.

Ada engga sih manfaat mengikutkan anak ke lomba-lomba tersebut? Ataukah justru melatih anak menjadi ambisius dan kompetitif?

Sebenarnya, mengikutkan anak mengikuti lomba mempunyai banyak manfaat. Beberapa ahli malah melihat pentingnya kompetisi atau lomba bagi pengembangan kepribadian seseorang.
1.     Melatih keberanian anak untuk ‘tampil’ di depan orang lain yang baru ditemuinya.
2.     Melatih anak untuk percaya diri dengan kemampuan yang dia miliki.
3.     Meningkatkan bonding antara orangtua dengan anak. Mengikuti lomba membuat kita mengenali kemampuan anak lebih dalam, juga dapat menghabiskan waktu bersama-sama.
4.     Mengasah kemampuan anak untuk menjadi lebih baik lagi.
5.     Membantu orangtua untuk mengenali potensi anak.
6.     Mengembangkan pengertian dan perilaku yang baik tentang menang-kalah.
7.     Meningkatkan kreativitas, imajinasi serta daya pikir anak.
8.     Melatih kemandirian anak dalam mengerjakan sesuatu.

Walaupun begitu, ada juga beberapa hal yang harus kita waspadai sebelum mengikutkan anak kita dalam suatu lomba.
1.     Jangan memaksakan kehendak kita sendiri dan membuat anak mengikuti lomba dengan tidak ‘fun’.
2.     Jangan memasang target dan menekankan ke anak pentingnya menang dalam lomba. Ini justru akan membebani anak.
3.     Ikuti lomba yang sesuai dengan kemampuan anak.
4.     Tekankan pada anak bahwa menang atau kalah dalam lomba adalah hal yang biasa. Berikan dukungan dan semangat pada anak.
5.     Jangan membandingkan anak dengan sang pemenang lomba. Apalagi sampai mengecilkan hati anak.
6.     Jangan mendikte anak saat lomba. Misalnya saat anak mengikuti lomba mewarnai, kita ikut menentukan harus memilih warna apa untuk mewarnai gambar.
7.     Perhatikan kondisi anak saat mengikuti lomba. Pastikan anak dalam keadaan sehat dan fit.

Nah, untuk orangtua yang ingin mengikutkan anak dalam lomba, boleh nih mencoba ikut lomba foto dan testimoni yang diadakan Allano Baby. Detailnya bisa dilihat disini yaa. Hadiahnya menarik, dan bisa menambah pengalaman si kecil mengikuti lomba! Hitung-hitung menambah kepercayaan diri anak:D

Day Ten. A Photo of Me More Than 10 Years Ago.


This photo was taken more than 10 years ago. Its in 1986, so yeaaah its about 27 years ago. I have an aunt and an uncle who were majoring photography in their college. Guess who were their fave model? :) Probably that is how my banci foto madness started:p

I was 2 years old. As old as Naya is now. Did i look like her?:p

Monday, July 1, 2013

Day Nine. A Photo I Took.

I took this photo two years ago when Naya was still 5 months old. It was soon-after-Eid Mubarak, when my husband had a surgery. I was a bit confused at that time since there was no one in my house. The babysitter and also the maid were still on their Eid Mubarak leave in their villages. So i had to bring Naya to the hospital.

I took this picture when Naya played with her father in the hospital:)
Im pretty proud with this photo because i think i captured the right moment and right expression:D


Day Eight. A Photo That Makes Me Sad.

Source: here





I saw this photo first time on 9Gag app. Its said that this little Iraqi boy whose mother was killed during an airstrike. Now,he draws pictures of her in chalk and sleeps in her dusty arms. It really breaks my heart:'(
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...