Sunday, March 18, 2018

Last Day in Rotterdam

Walaupun saya mengira akan terlambat bangun pagi ini karena tidur sangat larut malam sebelumnya, namun pagi hari benar, mata saya sudah terbuka lebar. Menunggu waktu subuh dengan menulis blog, membalas email, dan beberes, saya sudah siap untuk menjalani hari Masterclass terakhir ini. Rencananya sih, acara akan selesai pukul13.00.

See you, Rotterdam! Source: Google
Materi yang diberikan sebagai pemungkas dan penutup acara sebetulnya kurang terlalu berhubungan dengan praktik saya sehari-hari, walaupun begitu menyenangkan sekali mengikuti diskusi orang-orang pintar dari banyak negara ini:D Rotterdam saat itu sangat berawan, dan menurut ramalan cuaca akan hujan seharian. Waktu coffee break, saya sempatkan untuk kembali ke kamar, packing dan check-out. Rencananya, begitu acara selesai, saya akan mengejar kereta ke stasiun pusat Rotterdam untuk naik kereta kembali ke Amsterdam.

Acara tepat selesai pukul 13.00 (benar lho, tak kurang dan tak lebih semenit pun!). Begitu selesai, mengambil sertifikat, saya langsung lari menuju stasiun metro karena menurut aplikasi 9292 yang saya download, kereta menuju stasiun pusat Rotterdam akan berangkat tepat pukul 13.07 (dan memang benar, sangat tepat waktu hingga ke menitnya).


Sampai di stasiun pusat Rotterdam, saya menunggu kereta ke Amsterdam yang baru akan berangkat pukul 13.55. Masih banyak waktulah ya untuk makan siang. Bingung memilih rumah makan yang mana untuk disinggahi, pilihan saya akhirnya jatuh ke Burger King. Saya memesan nugget ayam yang ternyata sedang promosi. 9 nugget hanya seharga 1,5 Euro saja! Wah happy deh!

Kereta yang saya tumpangi menuju Amsterdam tidak begitu penuh. Perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 50 menit, dan saya turun di stasiun Hollendrecht, tempat dimana AMC, rumah sakit tempat saya bekerja berada. Bukan karena kerajinan, tapi karena mau mengambil kunci apartemen di suami hehe.

Hari itu, cuaca Amsterdam dingin luar biasa. Saya kecewa deh. Sempat naik sampai mencapai 14 derajat, eh minggu ini turun lagi sampai -5 derajat (dan dengan anginnya yang luar biasa, feels like -12 derajat!). Sampai apartemen dan super freezing, saya mencuci baju, mandi serta beberes, lalu mengerjakan tugas literatur.

Karena menurut ramalan cuaca, suhu Amsterdam di weekend ini semakin menurun dan unbearable (at least buat saya), saya memutuskan untuk tidak keluar apartemen sama sekali haha. Lumayan sih, gegara tak kemana-mana, tugas saya selesai juga! (Baru satuuuu, yang lain mah belum. Tapi improvement kan tuh:p)

Selama weekend, saya memuaskan diri untuk bervideocall dengan Naya. Naya baru saja menerima raport sisipan tengah semester dengan nilai yang -buat saya ya- sangat membanggakan.

M: "Ay, im so proud of you! Congrats for your achievement okay!"
N: "Ya ya ya, thanks."
M: "Kok gitu doang?"
N: "Its not a big deal, Mamay. Please dont make it a big deal."
M: "It is for me, kak. Mama kan bangga sama kakak."
N: "Mamay, i know you will always be proud of me no matter what. Even if my scores are not this good. Right? Its just what you do. What every mothers do."
M: "*kemudianspeechless* (Ini siapa yang ngajarin ya hahahaha).

Ahhh, kangen sekali rasanya sama anak kecil yang suka lebih dewasa dari emaknya ini:p

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...