Wednesday, July 30, 2014

Kakak Aya Pulang Kampung Part 3

Hari lebaran pertama, kami sekeluarga bersiap sejak subuh utuk shalat Ied di mesjid dekat rumah. Suami agak bingung karena tidak seperti di Surabaya, shalat Ied di mesjid agung Bandung lelaki dan wanita boleh digabung.


Setelah shalat Ied, kami bersalaman dan bermaaf-maafan, kemudian makaaaaan!:D
Mama saya memasak sop buntut dan sambal ati kentang, sementara saya menyumbang rendang. Menyumbang, bukan memasak:p Saya memesan rendang langganan yang menjadi menu unggulan di rumah haha. Bahkan suami saya yang engga suka rendang pun jadi ketagihan lho! Naya sih engga perlu ditanya ya:p Kalau mau memesan rendang Unisyam yang enak banget ini, bisa lihat instagram @ratufitri. Enaaaaak!

Acara selanjutnya setelah makan-makan adalah nyekar atau berziarah ke makam ayah saya. Pemakaman Sirnaraga penuuuuuh sesak, sepertinya semua orang pun punya acara yang sama dengan keluarga kami:D

Setelah itu, kami pergi ke Punclut, daerah atas utara Cimbuleuit untuk makan siang. Buset dah, makaaaan melulu ya acaranya:p

Di Punclut, kami menyantap makanan khas Sunda di saung bambu. Duh suasananya mantap benar:p
Setelah dari Punclut, saya, mama dan Naya pergi ke salah satu departement store untuk membeli otoped. Jadi ceritanya, mama saya sudah lama menjanjikan Naya otoped sebagai hadiah lebaran. Karena ditagih terus menerus oleh anak gadis, pergilah kami membeli mainan baru Naya. Saya berharap sekali Naya suka dan mau bermain otoped.

Naya memilih sendiri otoped dan helmet berwarna biru bergambar Mickey Mouse. Tapi walaupun excited, sepertinya lagi-lagi engga bertahan lama nih. Soalnya, baru dipakai 2 hari, sekarang sudah teronggok di pojokan rumah-_____-"

Keesokan harinya, saya dan mama mengawali hari dengan berkunjung ke mal untuk membelikan keponakan saya sejumlah baju baru. Lalu, saya, suami dan Naya berjalan-jalan mengelilingi kota Bandung. Suami "nyangkut" cukup lama di Eiger Store. Dia excited berat melihat perlengkapan backpacking yang super komplit. Hari kedua lebaran ini lalu lintas Bandung mulai macet. Penuh dimana-mana. Kami pergi ke Trans Studio Mall, hanya untuk kembali lagi karena engga kebagian tempat parkir. Karena anak gadis mulai kelaparan, kami ke Atmosphere untuk makan. Good place, good ambience and good foods:)

Overall, 5 hari di Bandung benar-benar menyenangkan untuk kami bertiga. Saya, suami dan Naya menjadi semakin dekat. Saya juga senang sekali bisa berlebaran bersama mama dan keluarga kakak saya. It was the best Eid Mubarak since years! Semoga tahun depan bisa berjumpa Ramadhan lagi, bisa berlebaran bersama lagi, amiiiiiiin!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...