Friday, July 14, 2017

Congenital Rubella Syndrome


Pernah dengar Congenital Rubella Syndrome atau Sindrom Rubela Kongenital? Kemarin saya sempat diwawancara oleh Detik Health mengenai ini. Saya share sekalian yaa. Semoga berguna:)

1. Apa itu definisi Congenital Rubella Syndrome? Apa bedanya dengan rubella biasa?

Congenital Rubella Syndrome atau Sindrom rubela kongenital (SRK) adalah suatu kumpulan gejala penyakit yang terdiri atas katarak, penyakit jantung bawaan, gangguan pendengaran, dan keterlambatan perkembangan, termasuk keterlambatan bicara dan disabilitas intelektual.

SRK disebabkan infeksi virus rubela pada janin selama masa kehamilan akibat ibu tidak mempunyai kekebalan terhadap virus rubela.

Infeksi rubella yang sering disebut dengan German Measles atau campak Jerman sendiri adalah infeksi yang disebabkan virus Rubella. Gejala yang ada adalah demam serta ruam pada kulit.


2. Benarkah jika virus rubella menyerang wanita yang sedang hamil, terutama sebelum usia kehamilan 5 bulan, rubella berpotensi tinggi untuk menyebabkan sindrom rubella kongenital atau bahkan kematian bayi dalam kandungan?

Jika infeksi terjadi pada bulan pertama kehamilan, risiko terkena sebesar 43 persen. Risiko tersebut meningkat menjadi 51 persen jika infeksi terjadi pada 3 bulan pertama kehamilan, dan dapat terjadi keguguran, bayi lahir mati atau kelainan bawaan berat yaitu SRK. Risiko menurun jika infeksi terjadi setelah 3 bulan pertama kehamilan (23 persen) dan kelainan bawaan sangat jarang ditemukan jika infeksi terjadi di atas usia kehamilan 5 bulan. Kenapa? Karena di atas usia kandungan 5 bulan, biasanya proses pembentukan organ janin sudahlah lengkap.

3. Cara mengenali serangan rubella pada ibu hamil dan pada bayi baru lahir? Apakah bisa dilihat dengan kasat mata, misalnya anak tampak tidak merespons, tidak menangis, atau tumbuh kembangnya tidak optimal?
Rubella pada ibu hamil dapat dilihat dari gejala seperti demam, adanya ruam merah pada tubuh, serta pembengkakan kelenjar getah bening. Bisa juga muncul keluhan lain seperti nyeri sendi. Perlu dibedakan ya mbak, berbeda sekali antara infeksi rubella pada bayi baru lahir dengan SRK ini. Kalau SRK kan kenanya sejak janin masih dalam kandungan, sehingga gejalanya tergantung. Bisa karena gangguan perkembangan, atau mungkin sesak karena penyakit jantungnya.

4. Jika bayi didiagnosis dengan Congenital Rubella Syndrome, bagaimana tindakan selanjutnya? apakah harus terapi seumur hidup, atau bisa disembuhkan?
Tidak terdapat pengobatan yang spesifik untuk SRK. Terapi hanya ditujukan untuk memperbaiki kelainan yang ditimbulkan. Misalnya ada kelainan jantung bawaan harus dioperasi. Jika ada gangguan pendengaran mungkin dibutuhkan implan koklear dll. Sedangkan keterlambatan perkembangan bisa diterapi dengan fisioterapi atau terapi wicara misalnya.

5. Langkah pencegahan Congenital Rubella Syndrome?
 
Lakukan vaksinasi. Vaksinasi sangatlah penting dalam mencegah SRK.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...