Wednesday, August 19, 2015

Menjemur Bayi

Saat melahirkan Naya dulu, saya sempat panik karena Naya kuning alias hiperbilirubinemia. Padahal saya tahu benar kuningnya Naya ini bisa jadi memang fisiologis alias normal pada anak. Tapi, namanya saja emak baru, panik sih memang sudah kewajiban sepertinya ya:p

Tambah panik lagi, karena tak sesuai teori, Naya justru semakin menguning semakin lama. Nilai biilirubinnya naik terus walaupun sudah difototerapi berulangkali. Eh, ini bukan mau ngomongin soal kuning pada bayi sih, karena saya sudah pernah menulis panjang lebar soal kuning ini.

Saya tetiba teringat soal kuning ini karena diminta menjadi narasumber mengenai menjemur bayi oleh tabloid Nakita. Coba deh dengar pendapat orang tua jaman dahulu. Bahkan bukan cuma jaman dahulu, jaman sekarang pun banyak, termasuk juga terkadang saran dari dokter spesialis anak. Kalau kuning, dijemur saja di sinar matahari, nanti bisa menghilang sendiri kok.

Benarkah?

(Jawabannya tidak:p)

Berikut ini adalah hasil wawancara yang dimuat di tabloid Nakita terbaru.


2 comments:

rahma ddy said...

Tapi kenapa dokter anak ada juga yg menyarankan untuk menjemur bayi untk kasus bayi kuning ya mba? Anak sy juga dikasih saran begitu waktu kuning, gak cuma 1 dokter, tapi bbrpa dsa yg saya kunjungi juga menyarankan seperti itu. Tapi waktu baca2 di buku-buku, sarannya seperti mba, menjemur bkn terapi utk bayi kuning. Kenapa ilmunya bisa berbeda-beda, pasien kan jadi bingung.

kepribadian anak katalogibu.com said...

asal jangan jemur sampai kering dan gosong hahaha

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...