Monday, September 11, 2017

BAB Bayi ASIX

Beberapa hari lalu saya diberikan pertanyaan oleh Mommies Daily mengenai BAB pada bayi yang mendapat ASI eksklusif. Saya share di sini yaa:D
Sumber: Google


Apakah benar, pola buang air besar pada bayi akan dipengaruhi oleh usia mereka? Mengapa?
Betul. Hal ini karena komposisi ASI selalu sesuai dengan tahap perkembangan sistem pencernaan bayi sehingga zat makanan mudah dicerna.

Bagaimana frekwensi  BAB bayi yang baru lahir hingga usianya 6 bulan, hingga mengenal MPASI?
Bayi baru lahir akan mengeluarkan mekonium, minimal 1x pada hari pertama. Kemudian bayi BAB minimal 2 di hari ke-dua, minimal 3x di hari ketiga. Setelah itu lebih dari 3x, sampai berusia satu bulan. “Lebih” di sini pun sangat variatif. Ada anak ASIX yang bisa BAB sampai 10x/hari di minggu pertama, ada yang hanya 4x, tapi yang jelas minimal 3x.
Di atas usia 4-6 minggu, bayi ASIX mulai akan jarang BAB-nya, bahkan ada yang sampai 10 hari tidak BAB. Itu pun normal banget.  Selama tidak ada keluhan lain, berat badan naik baik, tidak apa-apa.

Normal atau tidaknya sistem pencernaan bayi, bisa dideteksi dari warna fesesnya. Bisa dijelaskan bagaimana kondisi atau warna fases bayi yang dikatakan ‘sehat’ sehingga orangtua tidak perlu khawatir?
Bayi ASIX di awal kelahirannya akan mengeluarkan mekonium pada 24 jam pertama. Mekonium inii adalah kotoran yang dihasilkan bayi saat masih dalam rahim, berwarna hijau gelap.
Setelah itu, kotoran bayi ASIX biasanya berwarna kuning, sedikit berbau, lunak agak cair dan berbij-biji. Warna kuning timbul dari proses pencernaan lemak yang dibantu oleh cairan empedu. Bisa juga berwarna lebih hijau atau kuning pekat, berlendir atau berbuih. Ini masih normal kok. Tapi, jika kotoran bayi ASIX berwarna hijau, artinya cara ibu menyusui belum benar. Warna hijau berarti yang terisap oleh bayi hanya foremilk saja, sedangkan hindmilk-nya tidak.
Waspadalah kalau:
- BAB berwarna pucat (seperti dempul)
- Ada noda darah pada BAB
- BAB hitam seperti petis
Dok, mengapa bayi yang mendapatkan ASI eksklusif cenderung sulit BAB?
Sebetulnya bukan sulit lho! Justru sebaliknya,bayi ASIX lebih jarang mengalami sembelit atau konstipasi karena nutrisi ASI mudah dicerna dan diserap oleh tubuh serta mengandung zat laksatif yang dapat mengencerkan tinja. Sulit BAB bisa diartikan sebagai konstipasi, sesuatu yang tidak normal. Tapi bayi ASI memang setelah berusia satu bulan bisa jadi lebih jarang BAB dibanding yang mendapat formula. Bahkan bisa 10 hari lebih tidak BAB. Ini Normal banget selama tidak ada keluhan lain (misalnya bayi rewel, tampak kesakitan, terlihat lemas dll). Kenapa bisa begini? Karena seiring pertambahan usianya karena usus telah berkembang lebih sempurna dan dapat menyerap ASI lebih baik.

Biasanya berapa lama, sih, durasi bayi yang sedang ASI ini BAB? Kapan dikatakan masih normal, kapan dikatakan bayi mengalami kontipasi?
Karena frekuensi BAB pada bayi ASIX sangat bervariasi, tentu konstipasi tidak dapat didefiniskan hanya berdasar frekuensi atau waktu terakhir bayi BAB. Jika bayi:
- Mengedan sambil menangis keras seperti kesakitan
- Rewel
- Menolak menyusu
- Mengejan kuat-kuat saat BAB
- Perut teraba keras dan bayi terlihat tidak nyaman
Bisa saja bayi mengalami konstipasi. Konsultasikan pada dokter untuk mengetahuinya.
Bagaimana mengatasi kontipasi pada bayi yang masih mendapatkan ASI eksklusif?
Pertama, pastikan bahwa jumlah ASI yang diminum bayi cukup. Timbang berat bayi untuk mengetahui cukup tidaknya ASI. Kemudian, konsultasikan pada dokter untuk mencari apa penyebabnya. Salah satu yang yang dapat menyebabkan konstipasi pada bayi ASIX adalah alergi susu sapi. Ibu yang menyusu perlu melakukan diet bebas protein susu sapi. (Ini contoh ya).

1 comment:

Siti Rohmah Romdiani said...

Dok bahas silent ISK dong please :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...