Pada malam takbiran, rencananya kami berjalan-jalan keliling kota. Tapi karena di pusat perbelanjaan penampakannya sudah seperti es cendol saking ramainya, batal deh. Jadilah kami bersantai saja menunggu waktu berbuka di rumah sambil beberes.
Karena memang tidak mengadakan open house, mama saya tidak memasak apa-apa. Beli saja dari rumah makan sebelah rumah untuk dihangatkan saat lebaran. Oh ya, saya juga membawa rendang dari Surabaya. Bukan membawa sih, lebih tepatnya memesan dari Rendang Unisyam di Surabaya yang mengirimkan langsung pada mama. Ada drama di balik rendang ini sebenarnya. Nanti saja saya ceritakan di postingan berbeda yaa.
Keesokan harinya, pagi-pagi benar kami sudah bangun untuk bersiap-siap menunaikan ibadah shalat Ied. Seperti biasa, kami menuju mesjid terdekat dari rumah yaitu Mesjid Agung Bandung. Kalau biasanya kami mencari tempat di dalam, kali ini karena penasaran, saya ingin sekali mencoba rumput sintetis yang terkenal itu. Sayangnya, akibat hujan semalaman sebelumnya, semua rumput sintetis tersebut basah kuyup. Untunglah kami membawa koran dan sajadah tebal.
Friday, July 8, 2016
Thursday, July 7, 2016
Lebaran Trip: Day-2
Hari kedua di Dusun Bambu, saya dan suami dibangunkan pukul 3 pagi untuk sahur. Makanan dan minuman dibawakan ke dalam tenda kami. Banyaaak banget!Ada nasi timbel lengkap dengan sayur asam dan sambal khasnya, sate ayam, berbagai jenis buah sampai bermacam-macam roti. Udara Bandung yang minta ampun dinginnyaaa membuat suasana sahur semakin romantis hahaha. Bayangkan ya, duduk bersila ditenda diterangi cahaya lampu senter sambil menikmati hidangan sahur.
Setelah sahur, bagian yang paling menantang adalah shalat shubuh. Bukannya apa, dinginnya itu lho! Saya membayangkan dinginnya kulit setelah terkena air wudhu hiiii. Naya ikut terbangun saat sahur, dan menyemangati saya segera berwudhu. "Ayo mamaaa, semangaaaat!"
Setelah sahur, bagian yang paling menantang adalah shalat shubuh. Bukannya apa, dinginnya itu lho! Saya membayangkan dinginnya kulit setelah terkena air wudhu hiiii. Naya ikut terbangun saat sahur, dan menyemangati saya segera berwudhu. "Ayo mamaaa, semangaaaat!"
Monday, July 4, 2016
Lebaran Trip: Day-1
Setiap tahun sejak Naya berusia 2 tahun, kami selalu berusaha mempunyai liburan keluarga tahunan. Selain memperkuat bonding, juga untuk mengenalkan Naya pengalaman dan pengetahuan baru. Kalau tahun lalu, kami sekeluarga berlibur ke Hongkong, tahun ini saya cukup pusing merencanakan liburan.
Pertama, saya sedang sibuk-sibuknya dan tak bisa ditebak apakah bisa bepergian ke luar kota atau luar negeri pada saat liburan. Demikian pula dengan suami. Kedua, di tempat saya bekerja, saya mulai kebagian tugas jaga dan karena paling bontot, tidak bisa request. Tentunya saya akan ditempatan jaga saat orang lain berlibur hehe. Karena alasan itulah, awalnya kami bersepakat hanya akan berlibur di Surabaya saja.
Pertama, saya sedang sibuk-sibuknya dan tak bisa ditebak apakah bisa bepergian ke luar kota atau luar negeri pada saat liburan. Demikian pula dengan suami. Kedua, di tempat saya bekerja, saya mulai kebagian tugas jaga dan karena paling bontot, tidak bisa request. Tentunya saya akan ditempatan jaga saat orang lain berlibur hehe. Karena alasan itulah, awalnya kami bersepakat hanya akan berlibur di Surabaya saja.
Sunday, July 3, 2016
Review: Go-Massage
Wow, lumayan lama ya saya tak mengupdate blog ini. Selain memang karena selama bulan puasa ini saya berniat memaksimalkan ibadah, saya juga sedang repot bukan kepalang nih. Bukan hanya karena buku baru, tapi karena rencana untuk sekolah lagi. Ampun deh, banyak banget yang perlu disiapkan!

Alhamdulillah, semuanya selesai juga. Saya masih belum tahu bagaimana hasilnya, tapi yaaa tinggal menunggu saja sekarang ini.
Alhamdulillah, semuanya selesai juga. Saya masih belum tahu bagaimana hasilnya, tapi yaaa tinggal menunggu saja sekarang ini.
Thursday, June 23, 2016
Subscribe to:
Posts (Atom)