Sunday, March 17, 2013

A week to Nayara's 2nd Birthday

Persis seminggu lagi Naya ulangtahun yang ke-2. Engga kerasa banget deh. Rasanya kemarin baru aja panik tingkat tinggi pas lagi di-USG karena dibilang harus sekarang juga dioperasi. Rasanya baru aja kemarin nangis terus-terusan gegara Naya bolak/i harus opname buat difototerapi. Rasanya baru aja kemarin stress tiap ngeliat isi freezer, takut ASIP engga cukup. Rasanya baru aja kemarin rempong tiap kemana-mana bawa printilan pompa dkk. Rasanya baru aja kemarin happy sampai jejingkrakan ngeliat Naya jalan pertama kalinya. Rasanya baru aja kemarin sibuk nyiapin ulangtahun Naya yang pertama. Time sure flies:')

Anyway, di ulangtahun yang ke-2 ini, si emak rempong bin lebay engga punya waktu nyiapin macem-macem karena jadwal kerjaan yang asli overload dan bikin tanduk di kepala sering muncul. *lah kok malah curcol*. Jadilah, rencananya ulangtahun Naya yang ke-2 hanya akan dirayakan secara sederhana oleh kami bertiga. Naya, papanya dan mamanya. Tiup lilin, acara buka kado dan makan eskrim. Sederhana ya?:D

Mulai sekarang Naya sudah tau kalau sebentar lagi akan ulangtahun. Naya sudah belajar nyanyi happy birthday to you, tiup lilin dan minta kado.

M: "Kakak Aya mau kado apa nanti?"
N: "Pepaya sama aputat ma! (Alpukat)"

Alhamdulillah, anak mama pinter sekali. Tau aja mama papanya masih sekolah, irit ya nak:p

Soal menyusui, alhamdulillah juga saya sudah menyapih Naya sejak jadwal kerjaan yang masyaAllah subhanallah ini. Lancar, sukses, engga pakai drama! Horeeee!

Detail soal ulangtahunnya Naya menyusul ya!:D


Ke Jakarta!


Beberapa hari yang lalu, saya dan Naya pergi ke Jakarta. Sebenarnya saya sudah lamaaaaa sekali ingin ke Jakarta. Walaupun semua orang bilang Jakarta macet, panas, banjir, berantakan dsb dsb, tetap saja buat saya Jakarta adalah kota yang menyenangkan. Jakarta is always be one of my fave city:D

Saya sudah merancang jauh hari sebelumnya, memesan tiket pesawat, memesan hotel, bahkan packing dari H-30. –Iyeee, emang gue lebay!-.

Awalnya saya ingin mengajak Naya ke Kidzania, tapi menurut teman-teman Jemaah Path-niyah, sepertinya Naya masih terlalu kecil untuk menikmati permainan disana. Setelah saya pikir-pikir, iya juga sih. Jadilah saya batalkan rencana ke Kidzania. Akhirnya, saya putuskan agenda utama Naya –dan saya tentunya- hanyalah bertemu dengan utie dan keluarga saya lainnya yang tinggal di Jakarta.

Pada hari keberangkatan, saya bangun pagi sekali. Pesawat kami berangkat jam 6 pagi. Jadilah saya membangunkan Naya jam 4.15 dan menyiapkan sarapan di kotak bekal. Naya engga rewel sama sekali, malah excited karena akan naik pesawat. Sepanjang perjalanan menuju bandara, Naya mengoceh dan bernyanyi-nyanyi. Di bandara saat menunggu boarding, Naya sarapan sambil melihat-lihat pesawat.
Di bandara lagi sarapan.

Di pesawat, saya engga tahan ingin sekali tidur. Mengantuuuuk sekali. Naya bolak/I mengajak saya ngobrol, sampai akhirnya dia ketiduran juga.

Sesampainya di Jakarta, kami naik DAMRI menuju terminal blok M yang dekat dengan rumah tante saya. Bis DAMRI ini nyaman sekali lho! Biayanya hanya Rp. 25.000,00/seat, berAC dan bersih. Selama perjalanan, Naya engga berhenti-berhenti bernyanyi OST Tayo The Little Bus sambil joget-joget. Naya senang sekali bisa naik bus. Kasihan ya:p

Di terminal blok M, mama dan tante saya sudah siap menjemput dan mengantarkan kami ke rumah tante. Naya terlihat senang sekali, bertanya terus “Apa itu ma? Apa itu bajaj? Bajaj itu jalannya dimana? Blablablablabla”

Nih lihat tampangnya saat naik bajaj. Senang banget ya:D
Taken by iPad

Nanti saya ceritakan lagi soal ngapain saja selama di Jakarta yaaa. Nanti:p


California Baby Indonesia


Pernah mendengar produk California Baby?

Sebagai emak-emak yang doyan banget browsing di online shop, saya beberapa kali membaca mengenai produk ini dan langsung tertarik. Kenapa? Karena semua produk California Baby diklaim mengandung bahan-bahan organik, hanya terdiri dari tumbuh-tumbuhan, tidak toksik, tidak menyebabkan komedo, tidak berbekas, bebas dari PABA, BPA, PVC dan phthalate yang konon berbahaya bagi kulit, tidak menyebabkan iritasi, tidak mengandung bahan-bahan kimia dan hypoallergenic!

Wow.

Kurang apalagi coba? Sepertinya semua yang saya inginkan dari produk perawatan kulit untuk Naya –dan emaknya:p- ada semua di California Baby.  Produk yang ditawarkan pun beragam lho! Mulai dari perawatan harian seperti bubble bath, shampoo and bodywash, moisturizing cream, sampai perawatn untuk ibu hamil. Engga heran, saya sempat kalap mata dan langsung pre-order bubble bath untuk Naya. Hasilnya puas banget! Hanya saja, karena agak rempong harus pre-order dulu, saya jadi engga membeli lagi saat bubble bath Naya habis.

Kemarin, saya mendapat email yang mengabarkan kalau California Baby ternyata sudah ada di Indonesia! Yes! Artinyaaa, harganya bisa jadi lebih murah dibandingkan sebelumnya, dan engga perlu pre-order lagi! *Semangat45*

Saya juga mendapat 2 produk dari California Baby untuk di-review. Thank you California Baby!

Produk pertama adalah California Baby® Overtired & Cranky™ Everywhere Spritzer.

Sebelumnya, saya mau cerita dulu nih. Memasuki usia 2 tahun –atau yang disebut banyak orang sebagai terrible two-, akhir-akhir ini memang tenaga Naya seperti tidak ada habis-habisnya. Naik turun tangga, berlari-lari, berputar-putar mengelilingi meja, duh sampai mengejar-ngejar kucing tetangga segala lho! Setelah capek, pastilah Naya jadi super cranky. Semuanya salah deh. Digendong salah, ditidurkan salah, diayun-ayun salah. Kalau sudah begitu, Naya akan teriak-teriak sambil menangis marah-marah. My sweet Naya turns to be a little monster:/ Jujur, saya sampai terkadang engga tahan juga ingin ngamuk saking stressnya harus bagaimana,

Makanya, begitu saya menerima produk California Baby® Overtired & Cranky™ Everywhere Spritzer, saya berharap banyak semoga produk ini bisa mengatasi the cranky Naya.

California Baby® Overtired & Cranky™ Everywhere Spritzer adalah spritzer aromaterapi yang mengandung wewangian chamomile, tangerine dan jeruk manis. Baunya lembuuut sekali, suka deh! Spray ini bisa digunakan dimanapun dan kapanpun dan dapat mengubah temper tantrum anak menjadi lebih tenang. Bisa disemprotkan di muka, badan, bantal, kamar, dimana-mana deh!

Percaya engga percaya, boom! It works like a charm. Naya lebih jarang marah-marah alias cranky, lebih gampang tidur, dan lebih gampang diatur. Ah cinta sama produk ini!

Yang lebih menyenangkan lagi, saya juga bisa memakainya lho! Beberapa minggu terakhir ini, kerjaan lagi overload dan saya jadi gampang emosian. Rasanya setiap hari tanduk di kepala bisa sewaktu-waktu muncul. Saya juga jadi lebih sensitif. Bawaannya senggol-bacok deh:p
Dengan spray ini, saya jadi lebih tenang dan engga emosian. Jadilah, saya dan Naya sama-sama menggunakan spray ini. –Emak engga mau rugi:p-

Spray ini engga lengket di tangan, engga meninggalkan bekas juga di baju.
Sisi negatifnya menurut saya cuma satu, a lil bit pricey. Untuk kemasan 238 gram, harganya sekitar Rp. 185.000,00.
Tapi demi bisa mencegah Naya si anak manis berubah menjadi monster kecil, saya relaaaaaa deh :D

Meta’s score: 9 out of 10.

Produk kedua adalah California Baby® No Fragrance SPF 30+ Sunscreen Stick.

Saya memakaikan sunscreen ini pada Naya di bagian wajah, kaki dan tangan setiap hari saat Naya jalan-jalan keliling kompleks. Sunscreen ini tidak berbau, tidak lengket dan konon mempunyai tingkat perlindungan tinggi terhadap sinar matahari.

Menurut keterangan di websitenya, sunscreen ini pun water resistant, Masih efektif setelah 80 menit beraktivitas di air. Sayang sekali, saya masih belum berkesempatan mengajak Naya berenang untuk mencobanya. Lain kesempatan deh ya!

Overall, saya puas dengan produk ini. Sayangnya, Naya agak susah dipakaikan sunscreen dalam bentuk stik ini. Naya sering ‘ngotot’ engga mau pakai karena katanya “itu kan buat ketek, ma!” (Bentuknya memang mirip dengan deodorant saya-_-“). Anyway, California Baby juga punya sunscreen dalam bentuk lotion. Sepertinya saya lebih memilih itu daripada yang dalam bentuk stik ini:D

Oh ya, harganya sekitar Rp. 205.000,00.

Meta’s score: 8 out of 10.

Buat yang tertarik ingin tahu lebih banyak soal California Baby ini, bisa langsung klik www.CA-baby.com. Semua informasi soal California Baby Indonesia ada disana. Oh ya, ada potongan harga 10% buat semua, tinggal masukkan kode promosinya: LOVE10. Lumayaaaaan:D

Saya juga mau beli lagi nih. Wishlist saya sekarang: Natural Bug Blend Bug Repellent Spray sama Super Sensitive Shampoo & Bodywash. Tunggu reviewnya ya!:D

Friday, March 8, 2013

Kanker dan Bersyukur

Bisa juga dibaca disini:)

*Tulisan ini dibuat untuk memperingati hari kanker sedunia yang jatuh pada bulan ini*


Saya selalu mempunyai tempat khusus di hati untuk anak penderita kanker. Iya, sakit kanker alias keganasan yang itu. Jangan salah, kasusnya pada anak engga langka-langka amat lho! Di Indonesia, kanker pada anak merupakan 4,9 persen dari kasus kanker pada semua usia.  Sedangkan secara global setiap tahunnya kira-kira ada 250.000 anak yang terdiagnosis kanker. Engga sedikit kan?

Di rumah sakit tempat saya bekerja, pasien anak dengan kanker kebanyakan mempunyai prognosis yang buruk. Mungkin persentase yang bisa bertahan hidup sampai 5 tahun setelahnya sangat kecil. Ada yang harus mendapatkan transfusi darah 2 minggu sekali atau bahkan kurang. Ada yang harus diperiksa darahnya setiap hari dan ada yang datang untuk mendapatkan kemoterapi dengan segala efek sampingnya seperti mual, muntah atau gundul karena rambut rontok.

Anak-anak ini tidak bisa bersekolah seperti seharusnya, bermain pun terbatas di ruangan rumah sakit dengan sesama pasien.  Keceriaan khas anak-anak mereka ikut digerogoti oleh sang kanker. Saat teman-teman seusia mereka sibuk bersenda gurau, bermain bergembira, anak-anak ini harus merasakan sakit,  sesak, lemah atau malah perdarahan. Ketika teman-teman lain bisa bercengkerama dengan keluarga di rumah, mereka harus dirawat di rumah sakit dalam waktu yang cukup lama.

Saya ingat betul salah satu alasan kenapa saya ingin menjadi dokter anak. Saat masih ko-ass dulu, saya pernah ikut merawat anak dengan kanker. Putri, anggap saja begitu namanya. Usianya baru 7 tahun, tapi buat saya mempunyai pembawaan yang sudah sangat dewasa. Putri selalu ceria, tidak pernah putus asa, tidak pernah mengeluh dan siap menghibur teman-temannya di bangsal.

Jika ada temannya yang menangis tidak mau diambil darah, Putri akan membujuk dan menenangkannya. Jika ada yang kesakitan saat dikemoterapi, Putri akan seharian mencoba menghiburnya. Bahkan saat dia sendiri yang kesakitan, Putri hanya akan tersenyum menahan sakit sambil ngomong ke diri sendiri “Engga apa-apa sakit sedikit, supaya sembuh.”

Keceriaan Putri pada akhirnya menular ke teman-teman yang lain. Saya sangat tersentuh dan terharu. Saya merasa bisa banyak belajar dari mereka. Bayangkan, saat saya mengeluhkan panasnya cuaca, engga bisa menemukan baju yang tepat di mall, sinyal handphone yang lelet,  engga bisa tidur siang, dsb dsb, ada lho anak-anak yang harus kesakitan tiap saat, kehilangan masa anak-anaknya namun malah tidak mengeluh sama sekali. Padahal kalau mau dibandingkan, menurut saya merekalah yang “lebih layak” mengeluh.

Sampai suatu ketika, setelah sekian lama menjalani pengobatan dan berulang kali menyaksikan teman-temannya sebangsal meninggal satu demi satu, semangatnya untuk sembuh terpatahkan juga. Saat akan diberikan obat kemoterapi, Putri menolak.  “Boleh engga sih aku mati aja? Engga usah sakit, engga usah dikemo segala, engga pakai mual muntah. Sekalian biar bisa ketemu sama Bila, Bunga, Asti dan Bimo?” –Nama yang disebut bukan nama sebenarnya, adalah sesama pasien kanker yang dirawat satu ruangan dengannya dan sudah meninggal terlebih dahulu.-

Saya yang mendengarnya langsung merasa tertampar.  Seingat saya, waktu berusia 7 tahun, saya engga pernah berpikir lebih berat daripada “Main apa ya enaknya hari ini.”  Sungguh, saya si ratu complain ini seperti diingatkan untuk selalu bersyukur pada Allah atas semua karunia-Nya.

Setiap menit yang kita lewati dengan kesehatan, setiap detik yang kita jalani dengan rasa aman, setiap saat bersama dengan keluarga adalah hal-hal sederhana, berharga dan penting namun sering terlupakan untuk disyukuri.

Sebagai seorang ibu, saya ingin sekali mengajarkan Naya untuk selalu bersyukur atas apapun. Saat ini sih sepertinya Naya masih belum mengerti benar. Tapi, saya sudah mulai membiasakan Naya untuk “berterimakasih” pada Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah karena masih bisa bangun pagi dalam keadaan sehat, Alhamdulillah masih bisa mandi dengan air bersih, Alhamdulillah masih bisa sarapan pagi, Alhamdulillah masih bisa menikmati dinginnya AC dsb dsb. Harapan saya, semoga kelak Naya menyadari bahwa setiap hari lebih banyak hal yang bisa disyukuri daripada dikeluhkan.

Saya janji nih, kelak saat Naya sudah cukup besar untuk mengerti, Naya akan saya ajak jalan-jalan ke bangsal untuk anak-anak dengan kanker supaya dia mengerti masih banyak teman-temannya yang tidak seberuntung dia. Semoga dengan begitu, Naya akan tergerak untuk membantu sebisanya. Sekedar membawakan buku cerita sudah sangat menyenangkan lho buat anak-anak disana! 

Saya berdoa semoga dengan kemajuan jaman, suatu saat nanti tidak ada lagi orang yang mengidap kanker. Amin!

Disney should make a hairless princess, so that little girls with cancer can feel beautiful too.

Sunday, March 3, 2013

Naya-23 mo

*Kibas-kibas debu di blog*
:p

Halo, lumayan lama juga ya saya engga update blog. Selain karena bulan lalu saya sibuuuuk sekali terkarantina di RS, saya juga punya banyak tugas ilmiah yang harus diselesaikan. Dan ternyata, bulan ini pun saya kembali ditugaskan di stase yang sibuknya minta ampun. Jadiii, sepertinya memang masih bakal jarang-jarang ngupdate blog deh nih!

Anyway, Naya sekarang sudah 23 bulan. Masih bawel seperti sebelumnya, tambah bawel malah. Kalimat yang dirangkai sudah panjang-panjang dan sering engga disangka-sangka:D

Misalnya kemarin nih, saya pergi naik mobil bersama Naya. Di stopan lampu merah, ada seorang ibu yang rupanya gemas melihat Naya di dalam mobil melambai-lambaikan tangannya ke Naya.
N: "Ma, siapa tuh yang halo-halo ke kakak Aya?"
M: "Tante"
N: "Tante siapa tuh namanya ma?"
M: "Mama juga engga tau kak."
N: "Kakak Aya boleh halo-halo ke tante itu engga ma?"
M: "Boleh nak"
Ternyata, tepat sebelum Naya berniat melambaikan tangannya ke tante tadi, lampu hijau menyala.
N: "Ma, tantenya hilang. Engga ada lagi. Kakak Aya engga bisa halo-halo. Maaf ya tante"
M: *ngakak*

Atau lain kesempatan, saat berada di sebuah mal.
M: "Kak, ayo naik eskalator ke atas."
N: "Ngapain ma di lantai atas? Ayamnya kakak Aya kan ada di bawah."
M: -_________-"

Lain hari,
N: "Ma, ini mie ayamnya enak cekayi lho. Siapa nih ma yang masakin mie ayam buat kakak Aya?"

Atau saat yangtinya menengok Naya.
Y: "Kamu kok tambah ayu toh nduuuk, nduuk."
N: " Bukan nduk yangtiiiiiii. Kakak Aya. Engga pake nduk-ndukan."
Y: *ngakak*

Saat semobil dengan papanya. Di dekat rem tangan, ada tempat yang digunakan papanya untuk menyimpan uang parkir. Saat itu memang hanya ada selembar 2000-an disana. Ketika papanya membayar parkir,
N: " Itu uang papa pak! Kembalikaaaan kembalikaaaan!" *teriak-teriak*
M: "Lho kak, itu papa bayar parkir. Engga apa-apa."
N: "Jangan maa, kasian papa. Uangnya habis. Engga punya uang lagi." *nangis*
M: *malah ngakak*--> :)))

Ahhh, sebentar lagi bayi bawel engga bisa diem ini bakal ulangtahun ke-2!
Cant wait<3 data-blogger-escaped-br="">

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...