Monday, May 25, 2009

Deteksi3

Cuap Cuap
Bikin Pengin Keluar Negeri

Waktu dengar Meta Hanindita bikin buku, aku jadi penasaran sama bentuk buku yang dibuat oleh penyiar. Eh, ternyata nggak salah milih MetaMorphosis jadi bacaan. Habisnya, tiap kali baca pengalaman yang dituangkan Meta ini, aku ngerasa terhibur banget. Eits, bukan berarti bahagia gara-gara Mbak Meta sering banget nyasar di jalan. Tapi, ngebayangin jadi backpacker yang berpetualang ke negeri orang sendirian emang nggak ada duanya. Aku juga mau tuh kalau dapat kesempatan mengunjungi Amsterdam, Munich, dan Copenhagen, pokoknya tur keliling Eropa deh. Ah dasar Meta, di Paris pun masih aja ngalamin kejadian konyol. Itu lho, waktu Meta kejebak di dalam phonebooth, nggak bisa buka pintunya. Untung aja tuh ada yang bantuin.

Dina Octaviani, SMAN 21 Surabaya

Buku Favorit : Kambing Jantan (Raditya Dika)

Ratting : 4

---

Belajar Istilah Kedokteran

Sip, tepat banget nih. Habis UTS alias ujian tengah semester terus dapat bacaan ringan plus berisi. Yang bikin buku ini beda adalah selipan-selipan istilah kedokteran di dalam ceritanya. Wajar dong, Meta kan dokter. Makanya, banyak pakai istilah kedokteran. Nggak pusing bacanya, soalnya di bagian bawah ada catatan kaki berisi penjelasan dari istilah-istilah itu. Misalnya, epigastrium sinistra itu digunakan buat nyebut bagian perut sebelah kiri atas. Terus, hypoxia itu artinya kekurangan oksigen. Ehm, jadi keren kan? Soalnya, Meta ngerti istilah-istilah di bidang kedokteran. Ada lagi nih pelajaran yang bisa diambil, jadi dokter itu nggak segampang dan seenak yang dibayangin orang-orang. Nanti deh kalau sudah menjalani baru tahu bahwa seorang dokter itu kudu bener-bener bisa survive. Wah, salut sama Mbak Meta!

Ardian Ramadianto, Unair

Buku Favorit : Da Vinci Code (Dan Brown)

Ratting : 4

---

Kagum dengan Cerita Uti

Buku-buku fiksi adalah bacaan favoritku. Apalagi yang bergenre teenlit. Namun, MetaMorphosis bikin aku mengubah persepsi itu. Yup, buku nonfiksi ternyata bisa menarik buat dinikmati. Apalagi, pengalaman-pengalaman hidup Meta yang lucu, asyik, aneh, dan bisa diambil hikmahnya. Meta nggak bisa bedain kanan dan kiri, itu nyata. Tapi, dengan caranya sendiri, Meta berusaha ngatasin kekurangan itu. Terus, kebiasaan Meta yang suka datang on time, bahkan lebih awal, itu benar-benar patut ditiru. Malu juga kan kalau bangsa kita terkenal bangsa ngaret. Hm, perjumpaan Meta sama si Uti juga cukup menyentuh. Kita suka lupa buat bersyukur. Padahal, di sekeliling kita banyak orang yang kurang beruntung, tapi mereka lebih tegar.

Debby Febrina Arifin, SMAN 5

Buku Favorit : Angels and Demons (Dan Brown)

Ratting : 4

---

Fakta Aneh tapi Nyata

Kali pertama baca buku ini, aku langsung bertanya-tanya. Beneran nih kisah nyata. Wow! Dahsyat banget ada orang yang sepelupa Meta. Belum lagi pengalamannya dia yang sehari-hari jauh dari kata-kata normal. He he he... Misalnya aja, kejadian PDA ketinggalan di dalam freezer. Kalau buat orang lain sih kedengerannya nggak masuk akal. Tapi, buktinya bisa tuh kejadian sama seorang dokter seperti Meta. Ada juga cerita tentang Meta yang lupa bawa mobil. Namun, malah sibuk nyari mobilnya keliling parkiran. Duh, aku cuma bisa geleng-geleng kepala sambil ngakak. Eits, nggak hanya kejadian konyol aja yang bisa kita dapatkan. Di dalam buku ini juga diceritain gimana perjuangan dan suka duka jadi seorang mahasiswa kedokteran.

Arsetyo Rahardhianto, ITS

Buku Favorit : Laskar Pelangi (Andrea Hirata)

Ratting : 4

---

Bahasa Enak Dibaca

Membaca buku ini dari halaman pertama nggak kerasa banget deh. Tahu-tahu sudah habis sampai halaman terakhir. Cerita-cerita kocak yang dialami Meta bisa jadi obat stres. Sedangkan pengalaman pas Meta dapat kesempatan belajar di Denmark menarik buat disimak.

Aku jadi membayangkan gimana asyiknya bisa belajar sekaligus berlibur di negara empat musim itu. Hm, kelebihan lain dari buku ini adalah penggunaan bahasanya. Meta menulis cerita-ceritanya dengan santai. Seakan-akan kita itu adalah teman dekat Meta yang lagi dicurhatin olehnya. Ngalir begitu aja, aku jadi merasa sudah jadi sahabatnya Meta lho. He he he... Ternyata emang bener pas ketemu, orangnya friendly kayak bukunya.

Gita Gowinda Avia Feiz, SMAN 1 Surabaya

Buku Favorit : Chicken Soup (Jack Canfield)

Ratting : 4



Deteksi2

Konyol ala Calon Dokter
Judul Buku : MetaMorphosis: "Miaw Itu Kucing, Kan?"

Penulis: Meta Hanindita

Penerbit: IndonesiaTera

Tahun terbit: 2009

Tebal : 222 halaman

---

MetaMorphosis: "Miaw Itu Kucing, Kan?" adalah buku yang berisi pengalaman dan kekonyolan sang penulis, Meta Hanindita. Ada-ada saja kekonyolan yang ditimbulkan dari tingkah cewek satu ini. Belum lagi pikun akutnya yang membuatnya semakin banyak mengalami peristiwa lucu.

Meta pernah keliru menaruh PDA di freezer dan tertukar dengan minuman. Dia juga pernah tiga kali menyusuri parkir mobil pusat perbelanjaan dan melapor ke satpam untuk mencari mobilnya. Padahal, dia datang dengan naik taksi. Uniknya, sifat pelupa Meta nggak berlaku untuk hal-hal yang menyangkut pekerjaan dan pelajaran.

Buku ini juga menceritakan beberapa kebiasaan Meta. Salah satunya, kesukaannya begadang. Meta sudah terbiasa tidak memejamkan mata selama berhari-hari. Dia bahkan bisa tidak tidur sedetik pun. Hal ini disebabkan Meta memang mengidap insomnia.

Meta juga berbagi pengalaman dapat beasiswa belajar ilmu kedokteran di luar negeri. Dia bisa merasakan bangganya menjadi mahasiswa kedokteran Indonesia. Mulai jadi jujukan tiap pertanyaan medis dari profesor di Denmark, ketagihan ikut operasi, hingga menjawab pertanyaan penyakit hydrocephalus. Padahal, penyakit tersebut termasuk langka di sana.

MetaMorphosis: "Miaw Itu Kucing, Kan?" juga berisi pandangan Meta mengenai beberapa hal. Yaitu, budaya ngaret di negeri kita, yang dibenci banget sama Meta, guilty pleasure, jodoh, dan white lies. Semua dari kacamata seorang Meta. Di akhir buku, cerita ditutup dengan kisah-kisah humanis yang menyentuh hati.

Lewat MetaMorphosis, Meta mengajak para pembaca menikmati hidup. Ada kekonyolan, ada juga pesan yang bisa didapat dari buku ini. Bagi yang tidak familier dengan bidang kedokteran, istilah medis yang digunakan Meta bisa jadi pengetahuan menarik. (kiy/kkn)

Deteksi 4 Mei 2009

Jawa Pos 4 Mei 2009

Diskusi Seru Membahas MetaMorphosis Bareng Meta
Banyak Sekaligus Belajar

Mahasiswa kedokteran tidak melulu serius dan kerjaannya belajar terus. Meta Hanindita membuktikan bahwa calon dokter juga bisa tetap ceria. Bisa belajar sambil tetep have fun menikmati hidup.

---

Dina Octaviani, Ardian Ramadianto, Gita Gowinda Avia Feiz, Arsetyo Rahardhianto, dan Debby Febrina Arifin masih ketawa-ketiwi nggak bisa menahan tawa ketika mencoba mengingat kembali cerita-cerita tentang kedodolan Meta dalam MetaMorphosis: "Miaw Itu Kucing, Kan?".

"Kok bisa ya, PDA sampai nyasar di freezer? Trus, kok bisa juga lupa kalau nggak bawa mobil sendiri sampai muterin parkiran department store tiga kali! Wow! Nggak nyangka ada yang pelupa sampai kaya gitu, apalagi profesinya Meta kan dokter. Gimana kalau lagi ngobatin pasiennya tiba-tiba lupa udah ngasih obat?" tanya Arsetyo.

Ayok -panggilan Arsetyo- nggak perlu bertanya-tanya lagi. Dia bisa langsung menanyakan jawabannya pada Meta, sang penulis buku. Yap, diskusi bookclub kali ini memang spesial. Bookaholic bisa berdiskusi langsung dengan penulisnya, Meta Hanindita.

"Amit-amit deh kalau sampai kejadian kaya gitu. Untungnya, kalau masalah pelajaran, daya ingat Meta lumayan bisa diajak kompromi kok teman-teman. Jadi nggak perlu khawatir salah diagnosis," ujar Meta.

Rasa penasaran berbeda dirasakan Dina. Dia tidak henti-hentinya menanyakan pengalaman Meta belajar medis di luar negeri. Terutama ketika Meta keliling Eropa melihat Lucerne Lake di Switzerland dan menara Eiffel di Paris atau pengalaman mengunjungi Disneyland.

Kalau Debby lebih suka pengalaman Meta waktu di Denmark. Dia sangat heran negara maju seperti Denmark tidak tahu penyakit hydrocephalus. Padahal, teknologi kedokteran di negara itu juga canggih.

"Yep, memang aneh banget tuh di Denmark. Di sana, karena negaranya udah maju banget, penyakit macam hydrocephalus atau demam berdarah tuh langka. Beda sama di Indo, penyakit ini kan bisa ditemuin di mana aja. Karena Indonesia negara tropis, penyebaran virus gampang banget. Otomatis penyakitnya beraneka ragam," ujar Meta.

Buku MetaMorphosis: "Miaw Itu Kucing, Kan?" juga berisi tentang istilah-istilah kedokteran. Meta memberikan footnotes untuk mempermudah pembaca mengerti istilah-istilah itu. Ardian merasakan dampak positif dari hal ini. Dia jadi tahu beberapa kata-kata asing dalam dunia kedokteran.

"Meta dulu waktu SMA juga paling sebel kok sama pelajaran biologi. Sekarang malah harus belajar biologi tiap hari. Ngomong-ngomong, ada yang pengin jadi dokter juga nggak nih kayak Meta?" giliran Meta mengajukan pertanyaan ke para bookaholic.

Pertanyaan Meta ini dijawab serentak dengan gelengan kepala kelima bookaholic. "Habis baca buku ini jadi makin tahu kalau tanggung jawab dokter itu gede banget. Ogah ah, serem pastinya jadi dokter. Mau bagian keliling Eropa-nya aja, he he he..." ujar Debby.

Diskusi diakhiri dengan permintaan para bookaholic. "Bikin buku lagi dong, Met," pinta Ayok dan Gita hampir bersamaan. "Penasaran nih, apa lagi ya pengalaman-pengalaman Meta yang unik dan bikin ketawa? Bisa bikin stres hilang, cocok banget buat penghilang stres habis ujian," ujar Gita.

"Saat ini belum ada. Tapi tungguin aja. Ssst, Meta sekarang lagi bikin cerita fiksi nih buat next project. Doain aja ya! Tapi Meta selalu update blog kalau mau terus ngikutin cerita-cerita Meta," ujar Meta. (kiy/kkn)

On Deteksi Book Club

Senangnyaaaa... Beberapa waktu yang lalu, meta diundang sama temen2 Deteksi Jawa Pos buat halaman Book Club. Jadi di Deteksi itu, setiap hari senen ada halaman khusus yang ngebahas satu buku tertentu. Konsepnya unik deh, pembacanya dikasih satu buku terbaru buat diresensi terus diajak kumpul buat ngediskusiin buku tersebut.

*agak2 sebel juga ni meta, knapa ga dari dulu2 ya ada bginian, kan meta as a bookaholic jg pengen ikutaaaaan huuuuu*:p


Janjian jam 4 sore di Kedai Nonya'S Jemursari, meta udah kaya cacing kpanasan dari pagi hari hehehe.. Im soooo excited! Pengen tau aja komentar orang2 yg udah baca buku meta.. deg2an juga si, takut klo tnyata hasilnya mngecewakan..

Saking excitednya, meta mondar-mandir ga jelas mulu pas praktek di klinik dan disadari oleh sang apoteker hihihihi.. Disuruh pulang lebih cepet deh, asiiiikkkk:p

Berangkat dari klinik jam 3, meta nyampe di tempat yang ditentuin jam stengah4 lebih dikit. Agak bingung berhubung sempet nyasar*biasaaaa:p* tapi nyampe juga dengan sehat walafiat dan selamat tanpa kurang suatu apa:p

Nengok kiri kanan, ga yakin itu tempatnya. Abis kosong dan kaya tempat makan yg belom buka gitu, tapi meta liat lagi alamatnya bener kok, jadi meta masuk aja ke dalem.

Andddd.. udah ada beberapa orang disitu sodara-sodara, tim dari deteksinya, rizki, dedetz, sama dita sang fotografer. Para pmbaca yang ikutan diskusi juga ada yang udah dateng. Total ada 5 orang pembaca yang bakal ngeresensi buku meta. Dina, ardian, setyo, debby sama gita.

Hihihi..aneh aja deh rasanya pas pada nanya2 ke meta. Its kinda weird that people know my personal things. "Beneran met ga bisa bedain kiri sama kanan?" atau " Ahahahaha..yang di THR itu engga bgt deh met!"

Diskusi alias ngobrol2 bjalan dengan sangat mnyenangkan. Slaen karena emang yang ikut smuanya mnyenangkan, suasana tempat kita diskusi juga cozy banget, plus ada foto2nya*ahahahaha teteuuuup yak banci foto mah*:p

Oh yaaaa, meta seneng banget.. ada yang spendapat sama meta.. Miauw itu KUCING! yessss... i luv u debby:* its a cat, emang:p

Terimakasih banyak buat temen2 Deteksi dan juga buat yang udah ikutan Book Club bukunya meta ini.. Deg2an juga nih pengen liat hasil resensinya di Jawa Pos yang katanya bakal terbit senen depan tgl 4 Mei hihihi.. Cant hardly wait!

Maaaaaf..

Setelah beberapa lama dideactivate, akhirnyaaaaa blog meta kembali juga wekekekek..senangnyaaaaa.. serius deh, kmaren2 meta senewen sndiri bhub engga punya tempat buat nulis2 hiks..

Maaf ya buat temen2 smua yg udah buka blog meta tp tnyata malah ga bisa dibaca.. Smoga dengan pembukaan kembali ini, ada manfaatnya*halaaah* hihihihi..

Welcome back guys, and happy reading:)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...